Hadiri Peringati Harsiarnas Ke-93, Bawaslu Lampung Berpartisipasi Dalam Donor Darah
|
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Tamri, menghadiri kegiatan sosial donor darah yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Lampung dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-93 yang diperingati pada 1 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Bandar Lampung, Rabu (16/07), dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga penyiaran, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.
Selain menghadiri kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu Provinsi Lampung juga mengambil peran aktif dengan turut mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata terhadap upaya kemanusiaan. Partisipasi tersebut menjadi wujud komitmen Bawaslu bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui tugas pengawasan demokrasi, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian peringatan Harsiarnas ke-93 yang tahun ini mengusung tema "Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional". Tema tersebut menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga penyiaran, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat persatuan bangsa melalui berbagai kegiatan yang berdampak positif.
Dalam sambutannya, Ketua KPID Provinsi Lampung, Budi Jaya Idris, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Hari Penyiaran Nasional merupakan momentum penting bagi seluruh insan penyiaran untuk bersama-sama mengambil peran dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.
"Selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir pada peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-93. Hari Penyiaran Nasional sejatinya merupakan momentum bagi seluruh insan penyiaran, baik televisi maupun radio, untuk bersama-sama mengambil peran dalam menyemarakkan hari bersejarah ini," ujar Budi.
Ia menjelaskan bahwa tema Harsiarnas tahun ini diharapkan mampu membangkitkan semangat kolaborasi seluruh insan penyiaran dalam memperkuat persatuan dan ketahanan nasional.
Sementara itu, mewakili Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Hardianto Luke Silalahi menyampaikan apresiasi atas inisiatif KPID Lampung yang kembali menggagas kegiatan donor darah sebagai bagian dari peringatan Harsiarnas.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena mampu menghubungkan semangat kolaborasi dengan aksi nyata membantu sesama.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pagi hari ini. Melalui tema Hari Penyiaran Nasional tahun 2026 'Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional', hari ini insan penyiaran bersama masyarakat Lampung sedang merajut jembatan kehidupan sosial melalui tetesan darah yang disumbangkan bagi sesama," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Muhammad Aprizal Arsyita, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan hal yang patut diapresiasi.
Menurutnya, kegiatan donor darah menunjukkan bahwa lembaga penyiaran mampu berkontribusi di luar tugas pokok dan fungsinya melalui kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Kolaborasi antara KPID dan PMI melalui kegiatan donor darah ini merupakan langkah yang sangat baik. Ini adalah bentuk kolaborasi di luar tugas pokok masing-masing yang patut diapresiasi karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Aprizal.
Ia juga menegaskan bahwa Komisi Penyiaran Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keteraturan penyelenggaraan penyiaran di Indonesia.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Tamri, menyampaikan bahwa keikutsertaan Bawaslu dalam kegiatan donor darah merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan sekaligus penguatan kolaborasi antarlembaga.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun oleh Bawaslu dalam menjalankan tugas sebagai lembaga pengawas pemilu.
"Bawaslu Provinsi Lampung mengapresiasi kegiatan donor darah yang diinisiasi KPID Lampung dalam rangka Harsiarnas ke-93. Kami memandang bahwa kolaborasi antarlembaga tidak hanya diwujudkan dalam pelaksanaan tugas masing-masing, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian kemanusiaan yang sederhana, namun memiliki dampak yang sangat besar bagi mereka yang membutuhkan," ujar Tamri.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan jajaran Bawaslu Provinsi Lampung sebagai pendonor merupakan wujud nyata semangat pengabdian kepada masyarakat.
"Kami juga ikut mendonorkan darah sebagai bentuk partisipasi aktif dan solidaritas kemanusiaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin memperkuat sinergi antarlembaga dalam membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan memiliki semangat gotong royong. Kolaborasi seperti inilah yang pada akhirnya turut memperkokoh ketahanan nasional sebagaimana tema Harsiarnas tahun ini," pungkasnya.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar