Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Hadiri Pengukuhan FKUB, FPK, Dan FKDM Perkuat Sinergi Kebangsaan

.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/7).

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung yang diselenggarakan di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan kerukunan di Provinsi Lampung.

Pengukuhan dilakukan secara langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, kepada jajaran pengurus FKUB, FPK, dan FKDM Provinsi Lampung periode terbaru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, serta perwakilan berbagai lembaga pemerintah.

Pembentukan dan pengukuhan tiga forum tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran FKUB diharapkan semakin memperkokoh kerukunan antarumat beragama, FPK mempererat persatuan melalui pembauran kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk, sementara FKDM menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa Provinsi Lampung sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman tersebut menjadi modal sosial yang harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, masyarakat Lampung memiliki karakter yang terbuka dan mudah menerima kehadiran pendatang sehingga tercipta kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat.

"Alhamdulillah sifat orang Lampung gampang menerima atau berangkenen, sehingga orang Lampung asal daerah lain merasa di rumahnya sendiri," ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan anugerah sekaligus kekuatan besar yang dimiliki Provinsi Lampung. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai saling menghormati, toleransi, gotong royong, serta memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat.

"Ini adalah anugerah sekaligus kekuatan daerah yang harus selalu kita rawat dengan sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," tambahnya.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, mengatakan bahwa pengukuhan FKUB, FPK, dan FKDM menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis sekaligus mendukung terciptanya iklim demokrasi yang kondusif.

"Bawaslu Provinsi Lampung menyambut baik pengukuhan FKUB, FPK, dan FKDM sebagai forum strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat semangat kebangsaan, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi konflik. Stabilitas sosial merupakan modal utama dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas," ujar Gistiawan saat dikonfirmasi Tim Humas Bawaslu Lampung.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan merupakan prinsip yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, terlebih dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh komponen masyarakat akan semakin memperkuat ketahanan sosial di Provinsi Lampung. Bawaslu siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam membangun budaya demokrasi yang damai, partisipatif, dan berintegritas," lanjutnya.

Menurut Gistiawan, forum-forum kemasyarakatan seperti FKUB, FPK, dan FKDM memiliki peran penting dalam mendeteksi dini potensi persoalan sosial, membangun komunikasi yang efektif di tengah masyarakat, serta menjadi ruang dialog untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara damai dan bermartabat.

Ia berharap kepengurusan yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung.

.
.
.
.

Editor : Mayu Shofa/Aris Munandar
Foto : Fakhmi Umar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle