Bawaslu Lampung Dorong Mahasiswa Magang Untuk Terus Haus Ilmu
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung secara resmi melepas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) yang telah melaksanakan program magang di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Rabu (22/7). Kegiatan pelepasan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian proses pembelajaran dan pengalaman kerja yang telah dijalani para mahasiswa selama mengikuti program magang.
Program magang menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kerja sekaligus memahami pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga penyelenggara pemilu. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan melihat secara langsung dinamika pekerjaan, tata kelola kelembagaan, serta berbagai aktivitas yang berlangsung di lingkungan Bawaslu Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan pelepasan tersebut, Analis SDM Aparatur Ahli Madya Bawaslu Provinsi Lampung Theresa Agustina Perangin Angin menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah memilih Bawaslu sebagai tempat untuk belajar dan mendapatkan pengalaman kerja.
“Terima kasih sudah memilih belajar di Bawaslu. Memang kalau cuma satu bulan itu baru dapat pengantarnya saja, apalagi di tengah kesibukan kami persiapan Pemilu/Pilkada. Tapi setidaknya kalian dapat gambaran nyata dunia kerja,” ujar Theresa.
Menurutnya, pengalaman magang yang dijalani mahasiswa di Bawaslu dapat menjadi bekal awal untuk memahami bahwa dunia kerja memiliki dinamika yang lebih luas dibandingkan dengan pembelajaran di bangku perkuliahan. Meskipun para mahasiswa berasal dari jurusan Hukum, tugas dan pekerjaan yang dihadapi di lingkungan kerja dapat mencakup berbagai bidang.
Ia mengatakan, latar belakang pendidikan hukum memang memiliki peluang yang cukup luas di dunia kerja. Namun, peluang tersebut juga diikuti dengan tingkat persaingan yang tinggi sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan berbagai kemampuan tambahan.
“Termasuk kenyataan bahwa jurusannya Hukum, tapi tugasnya bisa ke mana-mana. Jurusan Hukum itu memang sangat dicari, tapi saingannya juga banyak sekali,” katanya.
Theresa menekankan bahwa keberhasilan seseorang dalam memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Menurutnya, terdapat sejumlah kemampuan dan sikap yang tidak kalah penting untuk dimiliki oleh mahasiswa maupun calon tenaga kerja.
“Jadi kunci di dunia kerja nanti bukan cuma IPK, melainkan pemahaman, disiplin, kerja keras, dan harus tetap ‘haus ilmu’,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap pekerjaan, kedisiplinan, kemauan untuk bekerja keras, serta keinginan untuk terus belajar merupakan modal penting yang akan membantu seseorang menghadapi tantangan dunia kerja. Terlebih, perkembangan lingkungan kerja yang terus berubah menuntut setiap individu untuk mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya.
Selain memberikan apresiasi, Theresa juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelaksanaan magang masih terdapat keterbatasan dalam memberikan bimbingan kepada para mahasiswa. Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai tugas dan kesibukan Bawaslu Provinsi Lampung, termasuk persiapan menghadapi tahapan Pemilu dan Pilkada.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar