Bawaslu Lampung Ajak Peserta P2P Berfungsi Dan Bergerak Untuk Demokrasi
|
Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Kota Metro, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kabupaten Pesawaran resmi dibuka pada Rabu (24/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi di Provinsi Lampung.
Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dilaksanakan secara luring di Kantor Bawaslu Kota Metro, Bawaslu Kabupaten Pesawaran, dan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Masing-masing daerah diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat. Pelaksanaan kegiatan tersebut turut dipantau secara langsung oleh Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, mengatakan tema kegiatan tahun ini, yakni “Berfungsi dan Bergerak”, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas demokrasi di Provinsi Lampung.
“Sesuai dengan tema ‘Berfungsi dan Bergerak’, tentunya kami berharap kehadiran peserta P2P dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas demokrasi di Provinsi Lampung,” kata HBM saat membuka kegiatan secara daring.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tugas penting peserta P2P adalah bersinergi dengan jajaran Bawaslu hingga tingkat kabupaten dan kota untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik.
“Salah satu tugas peserta P2P adalah bersama-sama dengan jajaran Bawaslu dapat bersinergi untuk memastikan kualitas demokrasi di Provinsi Lampung terus terjaga,” ujarnya.
HBM menegaskan, Pendidikan Pengawas Partisipatif menjadi langkah awal bagi para peserta untuk bergabung dalam upaya mengawal demokrasi. Ia juga berharap para peserta dapat menjadi agen yang memperkenalkan tugas-tugas pengawasan pemilu kepada masyarakat luas.
“Peserta P2P ini adalah awal bagi kalian untuk bergabung mengawal demokrasi. Kami juga berharap teman-teman P2P dapat mengenalkan kepada masyarakat luas mengenai tugas pengawasan dan pentingnya demokrasi di Provinsi Lampung,” katanya.
Menurutnya, pendidikan dan pembekalan yang diberikan dalam kegiatan tersebut sangat penting karena menjadi pondasi awal bagi para peserta sebagai duta pengawas partisipatif.
“Pendidikan ini sangat penting karena menjadi pondasi awal bagi teman-teman P2P selaku duta pengawas partisipatif. Jika tidak memahami tugas dan fungsi pengawasan, maka peran tersebut tidak akan berjalan secara maksimal,” jelas HBM.
Lebih lanjut, ia berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan membentuk komunitas pengawas partisipatif di daerah masing-masing.
“Kami berharap peserta P2P dapat menyimak materi dengan sungguh-sungguh dan membentuk komunitas partisipatif di Provinsi Lampung. Model dan bentuk komunitas kami serahkan kepada teman-teman P2P, namun tetap dikoordinasikan dengan jajaran Bawaslu Kabupaten dan Kota,” ujarnya.
HBM juga mengingatkan agar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan mampu melahirkan berbagai kegiatan lanjutan yang berkaitan dengan kepemiluan.
“Kegiatan ini jangan hanya menjadi seremoni. Banyak hal yang dapat dilakukan setelah ini, seperti mengagendakan forum diskusi terkait kepemiluan, dan Bawaslu Kabupaten/Kota siap memfasilitasi tempat kegiatan tersebut,” tegasnya.
Ia menambahkan, Bawaslu di setiap kabupaten dan kota telah memiliki Pojok Pengawasan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan pengembangan komunitas pengawas partisipatif.
“Kita juga sudah memiliki Pojok Pengawasan di masing-masing kabupaten dan kota yang dapat dimanfaatkan oleh teman-teman P2P untuk forum diskusi, sehingga kegiatan ini memiliki tindak lanjut dan keberlanjutan,” kata HBM.
Di akhir sambutannya, HBM berharap para peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat benar-benar menjalankan perannya sebagai mitra strategis Bawaslu dalam memperkuat demokrasi di Lampung.
“Semoga keberadaan teman-teman P2P dapat benar-benar berfungsi dan bergerak untuk demokrasi di Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono dan Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Lampung Mimi Abriyani.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar