Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Ajak Mahasiswa UIN Raden Intan Kenali Literasi Pengawasan

.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mengajak mahasiswa UIN Raden Intan Lampung mengunjungi Pojok Literasi Pengawasan Bawaslu Lampung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Provinsi Lampung, Jumat (4/9/2026).

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mengajak mahasiswa UIN Raden Intan Lampung mengunjungi Pojok Literasi Pengawasan Bawaslu Lampung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Provinsi Lampung, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperluas akses pengetahuan dan literasi kepemiluan kepada kalangan mahasiswa.

Pojok Literasi Pengawasan Bawaslu Lampung merupakan ruang baca sekaligus pusat data dan edukasi demokrasi yang hadir melalui kolaborasi antara Bawaslu Provinsi Lampung dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat mengakses berbagai bahan bacaan dan informasi terkait kepemiluan, demokrasi, pengawasan pemilu, serta berbagai pengetahuan yang dapat mendukung pemahaman generasi muda terhadap proses demokrasi dan penyelenggaraan pemilu.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, mengatakan keberadaan Pojok Literasi Pengawasan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami demokrasi dan pengawasan pemilu secara lebih dekat.

“Kami ingin Pojok Literasi Pengawasan ini menjadi ruang belajar bersama. Mahasiswa tidak hanya datang untuk membaca, tetapi juga dapat berdiskusi, menggali informasi, dan memahami bagaimana pengawasan pemilu menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujar HBM.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam membangun budaya demokrasi karena berada dalam lingkungan akademik yang mendorong sikap kritis, objektif, dan berbasis pengetahuan.

“Mahasiswa adalah bagian penting dari masyarakat yang memiliki daya kritis dan semangat untuk belajar. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan ruang literasi ini sebagai sumber pengetahuan tentang kepemiluan sekaligus sebagai ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap demokrasi,” katanya.

HBM menambahkan, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu. Partisipasi masyarakat juga menjadi unsur penting dalam menciptakan proses demokrasi yang berintegritas.

“Pengawasan pemilu membutuhkan partisipasi masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang memahami hak, kewajiban, serta proses kepemiluan, semakin kuat pula ekosistem pengawasan partisipatif yang dapat kita bangun,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Bawaslu dengan lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan literasi kepemiluan dan demokrasi.

“Kami berharap kunjungan ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Ke depan, kami ingin ruang ini terus dimanfaatkan sebagai tempat bertukar gagasan dan pengetahuan, sehingga lahir generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga memiliki kepedulian untuk ikut mengawalnya,” pungkas HBM.

Keberadaan Pojok Literasi Pengawasan Bawaslu Lampung di Perpusda Provinsi Lampung menjadi salah satu bentuk komitmen Bawaslu dalam mendekatkan informasi kepemiluan kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga diharapkan dapat memperkuat budaya literasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi pengawasan pemilu dan demokrasi.

.
.
.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle