Lompat ke isi utama

Berita

Ujian Doktor Muhammad Firsada Bahas Internalisasi Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Sosial

1

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menjadi lokasi pelaksanaan ujian terbuka bagi Muhammad Firsada.

Bandar Lampung, Kamis (12/02). Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menjadi lokasi pelaksanaan ujian terbuka bagi Muhammad Firsada. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung tersebut memaparkan hasil risetnya mengenai penguatan wawasan kebangsaan. Penelitian ini secara spesifik merumuskan strategi internalisasi moderasi beragama sebagai langkah nyata untuk memutus rantai radikalisme di masyarakat.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi atas tuntasnya studi doktoral tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap komponen bangsa memiliki kewajiban dalam menjaga kedaulatan wilayah. Menurutnya sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat harus terus ditingkatkan guna mencegah perpecahan.

Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa fenomena radikalisme membutuhkan perhatian yang sangat serius. Kesiapsiagaan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai bahwa mitigasi yang tepat akan memperkokoh persatuan nasional di tengah arus globalisasi.

Ancaman radikalisme memang sangat memerlukan kecepatan dalam penanganan. Dibutuhkan tingkat pengawasan, keamanan, dan mitigasi yang menjadi perhatian luar biasa. Demikian penegasan Rahmat Mirzani Djausal dalam forum akademik tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar turut memberikan tanggapan positif terhadap pencapaian Muhammad Firsada. Iskardo yang hadir bersama Achmad Sutiono memandang bahwa kajian ini sangat aplikatif bagi dunia pengawasan pemilu. Ia percaya bahwa pemahaman yang moderat dalam beragama akan menciptakan iklim demokrasi yang lebih sehat.

Bawaslu Provinsi Lampung mengapresiasi capaian Bapak Muhammad Firsada yang telah meraih gelar Doktor. Tema disertasi yang mengangkat strategi internalisasi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama sangat penting dalam upaya memperkuat persatuan serta mencegah berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat. Ujar Iskardo.

Iskardo berpendapat bahwa integrasi nilai kebangsaan merupakan fondasi bagi kedamaian sosial. Stabilitas tersebut menjadi modal besar dalam menjalankan agenda negara tanpa adanya gangguan dari kelompok radikal. Ia berharap temuan ilmiah ini segera diimplementasikan dalam berbagai program pembangunan di Provinsi Lampung.

"Atas nama pribadi dan lembaga saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Muhammad Firsada atas gelar Doktor yang telah diraih. Semoga ilmu dan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah penguatan persatuan bangsa serta pencegahan radikalisme di Provinsi Lampung dan Indonesia pada umumnya". Pungkas Iskardo.

Keberhasilan Muhammad Firsada meraih gelar doktor ini diharapkan mampu memperkaya literasi kebijakan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Riset tersebut menjadi acuan penting dalam merumuskan metode pencegahan radikalisme melalui pendekatan pengembangan masyarakat yang humanis.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle