Tingkatkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Lampung Gelar Cafe Pintar Pengawasan
|
Bawaslu Provinsi Lampung gelar diskusi bersama HMI, PMII, GMNI, dan Saka Adhyasta Daerah Provinsi Lampung di stand Bawaslu Lampung Hall B, PKOR Way Halim Kota Bandar Lampung bertajuk Gen-Z pintar, Asyik mengawasi pilkada 2024, Rabu (29/5).
Dalam sambutannya, Ketua Saka Adhyasta Daerah Provinsi Lampung M. Lutfi Hakim menjabarkan sebagai aktifis ekstra kampus harapannya punya peran aktif dalam ikut mengawal proses demokratisasi. "Untuk itu mahasiswa juga perlu membekali diri dengan pengetahuan yang cukup terhadap tahapan maupun aturan Pemilihan," Ujar Hakim.
"Karena akademisi, haruslah para aktifis kampus mengetahui rambu aturan yang tertuang dalam peraturan perundangan. Sehingga forum diskusi semacam ini perlu lebih di galakan untuk mendiskusikan mengasah pemikiran dari para terpelajar.†Tambahnya.
Ditempat yang sama, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Lampung Imam Bukhori menjelaskan Program Cafe Pintar Pengawasan merupakan program Bawaslu Provinsi Lampung untuk meningkatkan partisipasi pengawasan partisipatif di Provinsi Lampung untuk menghadapi Pilkada serentak.
"Kami mengajak pemuda untuk ikut serta dan ambil bagian dalam menentukan Pilkada damai dan bermartabat," Ujar Imam.
Menurut Imam Menentukan Pilkada damai dan bermartabat merupakan tanggung jawab kita semua, baik dari unsur penyelenggara Pemilu, kalangan mahasiswa, organisasi, dan masyarakat secara luas. Semua elemen harus memiliki perhatian dalam pesta rakyat lima tahunan ini guna menghasilkan pemimpin daerah yang amanah.
Untuk itu, sambung Mantan Anggota KPU Kabupaten Pringsewutersebut, menjadi hal yang wajib bagi kita sebagai warga negara dan pihak yang ikut berkepentingan dalam pelaksanaan Pilkada secara ikhlas mendedikasikan diri untuk menentukan Pilkada yang demokratis.
Selain itu, Imam juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lampung pada umumnya yang memiliki hak pilih pada Pilkada 2024 untuk tidak Golput.
