Lompat ke isi utama

Berita

Sukseskan Pemilu 2024, Bawaslu Gelar Rakor Pengawasan Logistik

Sukseskan Pemilu 2024, Bawaslu Gelar Rakor Pengawasan Logistik

Anggota Bawaslu Lampung Imam Bukhori mengungkapkan hal krusial dalam logistik ini adalah pendistribusiannya.

"Sulitnya akses menuju daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat dan air, menjadikan hal tersebut salah satu pembahasan dalam rapat ini. Selain masalah sulitnya akses pendistribusian, tentunya rapat ini juga membahas permasalahan-permasalahan lainnya seperti kualitas perlengkapan, waktu pendistribusian perlengkapan tersebut, hingga tempat penyimpanan perlengkapan itu sendiri," Hal Itu ia ungkapkan saat memberikan arahan di Bawaslu Bandar Lampung pada kegiatan rapat Koordinasi Pemantapan Kesiapan Jajaran Pengawas Pemilu Ad Hoc pada Penyelenggaraan Pengawasan Tahapan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Pemungutan Suara Dukungan Perlengkapan Lainya dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lain nya dalam Pemilu 2024, Selasa (28/11)

Selain itu imam menyebutkan bahwa pendistribusian logistik sangat minim potensi pelanggaran. Namun melihat kembali pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu dimana setiap TPS mengalami kekurangan surat suara, tentunya menjadi hal yang sangat rawan. Oleh karena itu, diskusi dengan pihak lainnya harus dilakukan agar Pemilu 2024 berjalan dengan baik.

Kemudian Ia menegaskan Jajaran Pengawas Pemilu untuk memastikan bahwa pelaksanaan pengadaan dan pendistribusian logistik Pemilu 2024 dapat tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat kualitas dan efisiensi dalam pembiayaan.

Adapun jenis perlengkapan yang akan di distribusikan ini tertuang pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 16 Tahun 2023 Tentang Perubahan PKPU No. 14 Tahun 2023 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam Pemilihan Umum.

Selain menguasai dasar hukum Pemilu & Pemilihan, Bawaslu Juga harus memahami aturan lain seperti, PKPU, UU ASN san aturan terkait lainnya.

Imam juga mengingatkan dalam bekerja Panwaslu senantiasa menerapkan hierarki organisasi.

"Strategi secara gotong royong secara bersama-sama Itulah kenapa kita masih disebut kordiv artinya semuanya harus terkoordinasi artinya semuanya harus terkonsolidasi itu penting bagi kita untuk dimengerti, penting juga berkoordinasi sesuai dengan garis hierarki organisasi," tambah Imam.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle