Sinergi Bawaslu Lampung Dan UNILA Dalam Penguatan Wawasan Demokrasi Mahasiswa
|
Kantor Bawaslu Provinsi Lampung menjadi pusat aktivitas bagi mahasiswa Universitas Lampung yang tengah menjalankan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mempertemukan dunia akademik dengan realitas operasional pada instansi pemerintah. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme pengawasan pemilu melalui partisipasi langsung dalam lingkungan kerja.
Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, menyambut baik kehadiran para peserta magang ini. Ia menjelaskan bahwa kebijakan MBKM memungkinkan mahasiswa untuk mengeksplorasi kemampuan diri di luar batasan kurikulum kampus. Menurut pengamatannya, interaksi langsung di lapangan akan memberikan perspektif yang lebih tajam mengenai tata kelola birokrasi dan fungsi pengawasan.
Program ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana sistem kerja di lembaga, termasuk di Bawaslu. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang akan memperkaya wawasan dan keterampilan mereka, jelas Achmad Sutiono.
Selama bertugas di Bawaslu, mahasiswa akan mendalami beragam tugas pokok kelembagaan. Penekanan diberikan pada prosedur pengawasan tahapan pemilu yang menjadi tanggung jawab utama institusi ini. Kehadiran mahasiswa Universitas Lampung juga diproyeksikan dapat menyumbangkan pemikiran kritis dalam diskusi mengenai tantangan demokrasi di tingkat lokal.
Achmad Sutiono menekankan bahwa kolaborasi ini harus berdampak pada pengembangan karakter dan kompetensi mahasiswa. Ia mengharapkan para peserta mampu beradaptasi dengan ritme kerja instansi dan proaktif dalam mencari ilmu baru. Selain aspek teknis, pembangunan jejaring sosial dengan para praktisi di Bawaslu menjadi poin penting yang ditekankan selama masa magang.
Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk menggali pengalaman, memperluas jejaring, serta memahami dinamika pengawasan pemilu secara lebih mendalam, tutur Achmad Sutiono.
Kerja sama ini membuktikan bahwa Bawaslu Provinsi Lampung berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang melek regulasi kepemiluan. Mahasiswa kini mendapatkan kesempatan langka untuk melihat dari dekat proses penjagaan integritas suara rakyat. Program ini akan terus berlanjut dengan pendampingan intensif dari staf ahli agar tujuan pembelajaran mahasiswa tercapai secara optimal.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar