PTPS Segera Dibentuk, Bawaslu Lampung Pastikan Rekrutmen Secara Terbuka, Transparan, Selektif Dan Sesuai Aturan
|
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda memastikan, proses pembentukan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) melalui tahapan proses yang tepat dan efisien. Menurutnya, PTPS memegang peran krusial sebagai garda terdepan yang mengawasi pemilu, khususnya pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) sebagai inti dari pelaksanaan pemilu.
"Yang diperlukan bagaimana kita mendapatkan kader terbaik yang akan mengawasi Pemilu 2024 dengan masa kerja yang cukup singkat, namun perannya sangat krusial. Karena semua orang akan mengarah saat tungsura," katanya saat membuka Rapat Finalisasi Petunjuk Teknis Pembentukan Pengawas TPS yang berlangsung di Jakarta, Selasa (12/12).
Herwyn mengungkapkan, belajar dari pelaksanaan pemilu sebelumnya, PTPS menjadi sentral pengawasan pemilu saat tungsura yang menjadi tempat bertanya dan tempat konsultasi. "Pemilu 2019 lalu, PTPS ini menjadi tempat bertanya, menjadi tempat konsultasi, bahkan diminta menjadi penentu pelaksanaan. Oleh sebab itu, dalam proses rekrutmen untuk mencari PTPS yang mampu bekerja dengan baik untuk mencegah pelanggaran dan mengatasi persoalan," tegas dia.
Dalam kesempatan itu turut hadiri Anggota Bawaslu Lampung Suheri dan Imam Bukhori bersama Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung yang membidangi divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan.
Menurut Koordinator Divisi Hukum dan Diklat Bawaslu Lampung Suheri, ia mengungkapkan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota dikumpulkan pada acara ini, Membahas tentang finalisasi juknis Pembentukan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).
"Kami berkomitmen dalam perekrutan nanti akan dilaksanakan dengan terbuka serta sesuai pedoman yang nantinya akan dibagikan oleh Bawaslu RI. Sebagai ujung tombak Pengawas di TPS tentu akan di rekrut Pengawas yang berintegritas dalam mengemban amanah untuk mengawasi dan mencegah terjadinya pelanggaran pada saat proses pungut hitung nanti,†Ungkapnya saat dikonfirmasi Tim Humas Bawaslu Lampung.
Senada dengan Suheri, Imam Bukhori menyatakan bahwa kita akan laksanakan proses rekrutmen PTPS ini secara terbuka, transparan, dan selektif. “Kenapa penting untuk selektif agar menghasilkan PTPS yang berintegritas dan profesional sehingga harus dilakukan seselektif mungkin serta memastikan tidak adanya jajaran Pengawas yang berafiliasi dengan peserta pemilu manapun. Harapan kita bersama pelaksanaan rekruitment PTPS di Provinsi Lampung dapat terlaksana dengan baik dan nantinya melahirkan Jajaran Pengawas Pemilu yang profesional dan berintegritas karena PTPS adalah ujung tombak Bawaslu dalam mengawal proses penyelenggaraan Pemilu 2024 agar dapat dilakukan secara Luber dan Jurdil,†Tambah Imam.
Imam juga mengatakan pada Pemilu 2024 ini sebanyak 25.825 orang PTPS yang akan direkrut sesuai dengan jumlah TPS di Provinsi Lampung. PTPS tersebut nantinya akan bertugas di TPS masing-masing wilayah.