Lompat ke isi utama

Berita

Promosi Doktor Muhammad Firsada Soroti Strategi Pencegahan Radikalisme melalui Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama

1

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menjadi saksi atas pengukuhan gelar akademik tertinggi bagi Muhammad Firsada.

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung menjadi saksi atas pengukuhan gelar akademik tertinggi bagi Muhammad Firsada. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung tersebut berhasil menyelesaikan studi Ilmu Pengembangan Masyarakat Islam. Fokus utama dalam penelitiannya adalah metode internalisasi wawasan kebangsaan serta moderasi beragama untuk membendung paham radikalisme.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan perhatian khusus pada substansi disertasi tersebut. Ia menyatakan bahwa wawasan kebangsaan merupakan instrumen vital dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat. Menurut gubernur, keterbukaan informasi di era digital menuntut masyarakat untuk memiliki pemahaman agama yang inklusif dan moderat.

Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa penanganan radikalisme tidak dapat ditunda. Ia meminta pemerintah dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui langkah mitigasi yang konkret. Upaya ini harus dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga untuk memastikan persatuan nasional tetap terjaga.

Ancaman radikalisme memang sangat memerlukan kecepatan dalam penanganan. Dibutuhkan tingkat pengawasan, keamanan, dan mitigasi yang menjadi perhatian luar biasa. Ujar Rahmat Mirzani Djausal di hadapan para hadirin yang memenuhi Ballroom universitas.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar turut hadir memberikan dukungan moral dalam ujian promosi tersebut. Ia didampingi oleh Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Datin Achmad Sutiono. Iskardo menilai bahwa hasil pemikiran Muhammad Firsada merupakan sumbangan penting bagi keamanan wilayah.

Bawaslu Provinsi Lampung mengapresiasi capaian Bapak Muhammad Firsada yang telah meraih gelar Doktor. Tema disertasi yang mengangkat strategi internalisasi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama sangat penting dalam upaya memperkuat persatuan serta mencegah berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat. Terang Iskardo dalam kesempatan tersebut.

Iskardo menjelaskan bahwa stabilitas sosial merupakan syarat mutlak bagi terciptanya proses demokrasi yang sehat. Ia melihat moderasi beragama sebagai jembatan untuk menciptakan suasana damai selama pelaksanaan agenda politik di daerah. Hal ini dinilai relevan dengan tugas lembaga pengawas dalam menjaga integritas bangsa.

”Atas nama pribadi dan lembaga, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Muhammad Firsada atas gelar Doktor yang telah diraih. Semoga ilmu dan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, penguatan persatuan bangsa, serta pencegahan radikalisme di Provinsi Lampung dan Indonesia pada umumnya”. Pungkas Iskardo.

Acara ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi pemerintahan dalam merumuskan kebijakan. Gelar doktor yang diraih diharapkan mampu memperkuat landasan teori dalam penerapan program pencegahan radikalisme di lapangan. Kesuksesan akademik ini menjadi tambahan referensi bagi strategi keamanan di Provinsi Lampung.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle