Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bawaslu Lampung Teguhkan Komitmen Kebangsaan

.

 Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (1/6).

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (1/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran Bawaslu dalam mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pelaksanaan upacara tersebut mengacu pada Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2026 serta Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Dalam pedoman tersebut, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Bertindak sebagai pembina upacara, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pendidikan dan Pelatihan, Suheri. Upacara juga dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono, Kepala Bagian Administrasi Indra Darmawan, Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Proses Erwin Prima Rinaldo, serta seluruh jajaran staf Bawaslu Provinsi Lampung.

Dalam amanatnya, Suheri membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepala BPIP menegaskan bahwa tema tahun ini menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga relevan sebagai fondasi dalam mewujudkan perdamaian dunia.

“Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” demikian petikan pidato yang dibacakan Suheri.

Dalam pidato tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah berbagai dinamika global, Indonesia mampu mempertahankan persatuan dalam keberagaman yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis. Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai perubahan, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik dunia.

Lebih lanjut, Kepala BPIP mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Oleh karena itu, nilai-nilai musyawarah, mufakat, kemanusiaan, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah bangsa Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap diimbangi dengan nilai-nilai moral yang bersumber dari Pancasila. Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Suheri saat membacakan pesan Kepala BPIP kepada seluruh peserta upacara.

Selain itu, pemerintah daerah dan seluruh penyelenggara negara diingatkan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan publik yang diambil berlandaskan pada prinsip keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta tidak membiarkan adanya kelompok masyarakat yang tertinggal. Kepala BPIP juga menekankan pentingnya melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Menutup amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus meneguhkan komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” demikian kutipan penutup pidato yang dibacakan Suheri.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Bawaslu Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu serta memperkuat integritas kelembagaan demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.

.
.
.
.
.
.
.
.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle