Pentingnya Keselarasan dan Komitmen Bersama Dalam Pengawasan Logistik Pemilu 2024
|
Dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Partisipatif pada Tahapan Pengadaan dan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024, Bawaslu Lampung menggarisbawahi urgensi keselarasan pandangan bagi para Pengawas Pemilu di Provinsi Lampung. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan keseragaman persepsi dalam menjalankan tugas Pengawasan Pengadaan dan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024, Jum'at (22/12).
Rapat ini mengajak hadirin untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu yang LUBER dan JURDIL. Poin penting adalah menjamin kelengkapan penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai prinsip-prinsip tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan efisien. Komitmen ini tak hanya mencerminkan integritas dan transparansi, tetapi juga menandakan langkah krusial menuju proses pemilihan yang jujur, adil dan berhasil.
Sebelum membuka acara secara resmi, Anggota Bawaslu Lampung, Imam Bukhori, menekankan bahwa setiap tindakan yang diambil oleh Bawaslu harus dianggap sebagai langkah positif untuk melaksanakan pemilu demokratis. Ia menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya Bawaslu.
"Tahapan saat ini tidak hanya sebatas logistik, melainkan sudah melibatkan aspek kampanye. Pentingnya pemahaman bersama terkait logistik, distribusi, dan perencanaan logistik. Konsep standar logistik harus dijalankan sesuai prosedur untuk menghindari miskomunikasi di antara jajaran Bawaslu," Ucap Imam.
Dalam upaya menjalankan Pemilu 2024 dengan sukses, Imam menegaskan pentingnya komitmen dan kerjasama dari setiap Jajaran Pengawas Pemilu. Ia mendorong agar tetap kompak dalam semangat pelayanan masyarakat. Imam percaya bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh anggota Bawaslu merupakan bagian integral dari usaha bersama menuju tujuan yang sama.
"Perlu saya ingatkan setiap Jajaran Pengawas Pemilu untuk tidak hanya bertanggung jawab terhadap pekerjaannya, tetapi juga saling mendukung. Kembali saya tekankan perlunya kerja sama dan koordinasi dengan stakeholder dan organisasi lainnya, dengan tujuan bersama demi suksesnya Pemilu 2024." Tutup Imam Bukhori.
