Pelaksanaan Pemilu, Bawaslu Lampung Ajak Masyarakat Untuk Ikut Mengawasi
|
Keterlibatan dan kontribusi semua pihak sangatlah penting, karena untuk mengaja integritas dan legitimasi pemilu. hal itu yang diungkap oleh Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar saat di wawancarai TVRI Lampung di Tugu Adipura Lampung, Pada Rabu (14/2)
Menurut Iskardo masyarakat sangat antusias dalam menyambut pemilu 2024, yang disambut oleh KPPS dimana beberapa TPS ada di lampung dihias bertemakan valinte dan lain sebagai nya. "Dengan ada nya itu ini merupakan pertanda baik, bahwa demokrasi adalah proses yang harus kita lalui dan masyarakat menikmatinya," Ungkap Iskardo.
Kemudian, Ia menjelaskan dalam pelaksanaan kampanye, ada 5890 titik kampanye yang dilakukan di provinsi lampung baik Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten.
Lebih lanjut, dalam upaya pencegahan yang dilaksanakan bawaslu lampung antara lain Koordinasi dengan Lembaga terkait seperti KPU, Pemda, Forkopimda, Stakaholder, Media, Menerbitkan Surat Imbauan atau pencegahan antara lain kepada peserta Pemilu, Pemda (Netralitas ASN), Memetakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Pengawasan langsung, Pengawasan melekat, pengawasan di media sosial, Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif yang melibatkan OKP, Tokoh adat, Ormas, LSM. Serta Kerjasama/MoU dengan lembaga terkait seperti KPID, KI, Perguruan tinggi, Media massa, OKP, Tokoh adat, Ormas, LSM, dan Bawaslu lampung melaksanakan Bawaslu Goes to Campus dan Bawaslu Goes to School dengan bertujuan untuk memberikan pendidikan politik pada pemilih pemula.
"Walaupun demikian, kami mencatat pada tahapan kampanye ada 37 laporan dan temuan dugaan pelanggaran di provinsi lampung," Jelas Iskardo.
Ia berharap masyarakat jangan menyianyiakan kesempatan ini untuk mencapai perubahan yang lebih baik dengan mengawal proses demokrasi.