Pastikan Transparansi Dan Keterbukaan Informasi, Bawaslu Lampung Kembangkan Aplikasi Data Center
|
Data memiliki peran penting, bicara soal Pemilu dan Demokrasi harus terdokumentasi dan terdata dengan baik. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Pleno Bawaslu Provinsi Lampung pada tanggal 27 Januari 2024 tentang Pengembangan Aplikasi Data Center Pengawasan Tahapan Pemilu 2024 oleh Bawaslu Lampung dan rapat kali ini membahas tindaklanjut persiapan pengembangan aplikasi tersebut bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung, Selasa (30/1).
Anggota Bawaslu Lampung, Ahmad Qohar menyampaikan bahwa tim Humas dan Datin berencana mengembangkan aplikasi yang dapat berguna untuk mengumpulkan seluruh data terkait Tahapan Pemilu 2024. Pada saat ini aplikasi masih menginduk dalam website Bawaslu Lampung.
Ahmad Qohar menambahkan bahwa untuk pengembangan awal website tersebut hanya dapat diakses oleh Ketua, Pimpinan, Koordinator Sekretariat dan staff yang ditugaskan untuk menginput data baru ke website tersebut. Maka dari itu dibutuhkan kerjasama yang lebih intensif oleh koordinator dan operator Bawaslu Kabupaten/Kota.
"Bawaslu Lampung memberi dukungan kepada tim Data Center untuk mendapatkan informasi publik. Ketika aplikasi sudah jadi, diharapkan seluruh masyarakat umum dapat mengakses informasi atau kegiatan yang ada di Bawaslu Kabupaten/ Kota, termasuk MoU dan Data Jumlah hasil Pengawasan," Imbuhnya sebelum membuka RDK Pengembangan Data Center.
Kepala Bagian Divisi Hukum, Humas dan Datin, Indra Darmawan menambahkan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan salah satu impian dari Ketua Bawaslu Lampung yang bertujuan untuk satu klik aplikasi/ website itu dapat memberi banyak berita dan informasi yang diperlukan.
Kedepannya akan dikembangkan beberapa submenu di beranda aplikasi/ website tersebut. Seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), kampanye, pencegahan dan pelanggaran, hingga anggaran pemilu akan diinput kedalamnya.
"Diharapkan Kasek/Koorsek agar dapat mengawasi proses penginputan oleh operator Data Center Pemilu. Harapannya aplikasi ini dapat digunakan secara berkelanjutan agar lebih informatif dan terbuka terhadap data yang dimiliki," Tambah Indra.
Sebelum memulai diskusi, Ia menambahkan bahwa akan diadakan evaluasi setiap bulan secara langsung atau virtual yang mengundang Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat dan Operator Data Center yang bertugas.
