Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Rampungkan Masa Praktik Kerja di Bawaslu Lampung
|
Badan Pengawas Pemilu Provinsi Lampung mengakhiri masa praktik kerja lapangan bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Serah terima pengembalian mahasiswa dilakukan secara formal di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung. Proses ini menandai selesainya periode magang yang telah dijalankan mahasiswa pada berbagai unit kerja lembaga pengawas tersebut.
Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, memberikan penilaian terhadap kinerja para praktikan. Ia menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan dampak pada efektivitas kerja staf, terutama dalam divisi hubungan masyarakat. Para mahasiswa terlibat langsung dalam aktivitas harian organisasi dan mengikuti prosedur kerja yang berlaku di lembaga tersebut.
Achmad Sutiono menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peran dalam menjaga konsistensi publikasi lembaga. Mahasiswa terlibat dalam memproduksi dan mengunggah sekurangnya lima konten informasi setiap hari. Konten tersebut didistribusikan melalui berbagai kanal komunikasi resmi yang dikelola oleh Bawaslu Lampung. Aktivitas ini bertujuan untuk mendukung keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa dalam produksi konten digital dianggap sebagai metode transfer pengetahuan mengenai strategi komunikasi negara. Achmad Sutiono mengatakan bahwa mahasiswa sangat membantu dalam mendukung program publikasi dan penyebarluasan informasi. Menurutnya, pengalaman ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang cara kerja lembaga negara dalam mengelola informasi publik.
Selain aspek teknis publikasi, Bawaslu Lampung memandang mahasiswa sebagai jembatan komunikasi dengan warga. Mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan peran, kewenangan, dan tanggung jawab Bawaslu di lingkungan sosial mereka. Hal ini dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai pengawasan pemilu melalui pendekatan personal dari kalangan terpelajar.
Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen edukasi demokrasi di tengah masyarakat, kata Achmad Sutiono. Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi. Pengetahuan yang didapat selama masa magang diharapkan dapat membentuk perspektif mahasiswa terhadap nilai demokrasi di Indonesia.
Dosen Pendamping dari UIN Raden Intan Lampung, Muhammad Jayus, memberikan tanggapan atas berakhirnya masa praktik kerja tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak Bawaslu Lampung atas bimbingan yang diberikan kepada para mahasiswa. Menurutnya, lingkungan kerja di Bawaslu memberikan ruang belajar yang bersifat aplikatif bagi peserta didik.
Muhammad Jayus menyatakan bahwa pihak kampus berterima kasih kepada Bawaslu Lampung yang telah menerima mahasiswa dengan baik. Ia menilai bahwa meskipun durasi magang terbatas, pembelajaran yang diperoleh memiliki nilai manfaat bagi pengembangan diri mahasiswa. Praktik lapangan ini menjadi instrumen untuk menguji teori akademik yang telah dipelajari di ruang kuliah.
Pihak universitas mengharapkan agar pengalaman ini mampu meningkatkan keterampilan teknis dan etos kerja profesional mahasiswa. Integrasi antara teori ilmiah dan praktik di lapangan merupakan bagian dari kurikulum untuk memperluas wawasan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja yang sebenarnya. Pengalaman di Bawaslu Lampung dianggap sebagai referensi penting bagi mahasiswa dalam memahami mekanisme pengawasan pemilihan umum secara teknis dan administratif.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar