Kolaborasi Dengan Komisi II DPR RI, Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu
|
Anggota Bawaslu Lampung, Karno Ahmad Satraya (Kiri) memberikan sambutan saat mengawali kegiatan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, (07/07).
Dalam rangka persiapan pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, Bawaslu RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, Jum'at (07/07).
Kegiatan tersebut dihadiri anggota Komisi II DPR RI Endro Suswantoro Yahman, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya dan, Ketua, Anggota, Plt. Kasek Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ryan Arnando, Fery Ikhsan, Ali Nurdin Z, Mutholib, Riswanto, Kukuh Julian serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, setempat.
Anggota Bawaslu Lampung, Karno Ahmad Satraya (Kiri) memberikan sambutan saat mengawali kegiatan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, (07/07).
"Tahun 2024 kita akan melaksanakan Pemilu Legislatif dan Presiden, demokrasi itu mensyaratkan harus ada pemilihan karena hari ini. Ada aturan-aturan yang menaungi pelaksanaan Pemilu ada struktur hukumnya yakni Bawaslu dan KPU serta DKPP" Jelas Karno saat mengawali kegiatan sosialisasi tersebut.
lebih lanjut, karno mengatakan Masyarakat harus paham tentang kepemiluan dan masyarakat harus memiliki andil dalam pelaksanaan Pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran Ryan Arnando (Kanan) memberikan sambutan saat mengawali kegiatan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, (07/07).
Selain itu, Ryan Arnando Selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Pesawaran menuturkan Bawaslu berupaya untuk menyosialisasikan bahayanya issue politik uang dan politik identitas karena ini akan membuat perpecahan di masyarakat seperti pengelompokan suku, dan ras.
"Jangan sampai ikut ikut mengamini bagaimana politik identitas menyebar di masyarakat yang seharusnya kita lawan dan tidak kita telan mentah-mentah" Ungkap Ryan.
Anggota Komisi II DPR RI memberikan materi kegiatan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, (07/07).
Ditempat yang Sama Endro Suswantoro Yahman menjelaskan bahwa Tahun 2023 ini adalah pertama kali menyelenggarakan sosialisasi yang diselenggarakan di Pesawaran, Sosialisasi ini dilakukan setiap lima tahun sekali, setiap menjelang pemilu kita melakukan sosialisasi. Komisioner Bawaslu juga adalah penyelenggara Pemilu sama dengan KPU dan DKPP.
"Lembaga penyelenggara ini cukup berperan dalam memperkuat demokrasi, demokrasi dimana kekuasaan di tangan rakyat dimana untuk memilih pemimpin di daerah maupun nasional, siapa yang terpilih adalah yang mendapat suara terbanyak" Ujarnya.
Endro berharap masyarakat jadi pemilih yang baik sekaligus pengawas yang partisipatif.
"Satu suara adalah sangat berharga, jangan hanya menyelamatkan diri sendiri atau mementingkan calon yang dijagokan. Pengawas partisipatif harus mampu menjelaskan bahwa kita ini harus mengawasi apa yang kita pilih, karena ini menyangkut kepentingan kita Bersama untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik" Tutupnya.
Foto Bersama Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya dengan peserta Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Negeri Sakti, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pringsewu, (07/07).