Iskardo P. Panggar Hadiri Ujian Doktor Muhammad Firsada dan Tekankan Pentingnya Wawasan Kebangsaan untuk Stabilitas Demokrasi
|
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi pemerintahan dalam menjaga stabilitas daerah. Hal ini disampaikan Iskardo saat menghadiri Ujian Promosi Doktor Muhammad Firsada pada Kamis (12/02). Kehadiran Iskardo bersama Achmad Sutiono selaku Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Datin merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan literasi kebangsaan di lingkungan birokrasi Lampung.
Iskardo mengamati dengan saksama jalannya ujian di Ballroom Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Ia menyatakan bahwa hasil penelitian Muhammad Firsada mengenai moderasi beragama merupakan jawaban atas tantangan polarisasi yang sering muncul. Menurut Iskardo, pemahaman wawasan kebangsaan yang mendalam akan sangat membantu tugas Bawaslu dalam memitigasi potensi gesekan sosial di tengah masyarakat.
Bawaslu Provinsi Lampung mengapresiasi capaian Bapak Muhammad Firsada yang telah meraih gelar Doktor. Tema disertasi yang mengangkat strategi internalisasi wawasan kebangsaan dan moderasi beragama sangat penting dalam upaya memperkuat persatuan. Penelitian ini juga relevan untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di tengah masyarakat. Terang Iskardo saat memberikan keterangannya.
Iskardo berpendapat bahwa nilai kebangsaan yang dibahas dalam disertasi tersebut memiliki kaitan langsung dengan kualitas demokrasi. Penguatan moderasi beragama diyakini mampu menciptakan iklim politik yang lebih sehat dan beradab. Stabilitas sosial yang terjaga akan menjadi modal utama bagi kesuksesan setiap tahapan pengawasan pemilihan di tingkat daerah.
Dalam forum tersebut Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga memberikan pandangan mengenai dinamika sosial yang berkembang pesat. Gubernur menekankan bahwa keterbukaan informasi di era digital menuntut kewaspadaan ekstra terhadap paham radikal. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai unit terkecil dalam membentengi diri dari pengaruh negatif yang memecah belah bangsa.
Ancaman radikalisme memang sangat memerlukan kecepatan dalam penanganan. Dibutuhkan tingkat pengawasan, keamanan, dan mitigasi yang menjadi perhatian luar biasa. Wawasan kebangsaan serta moderasi beragama menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Ungkap Gubernur Rahmat Mirzani Djausal kepada para hadirin.
Iskardo P. Panggar berharap gelar Doktor yang diraih Muhammad Firsada dapat membawa perubahan positif dalam tata kelola pemerintahan di Provinsi Lampung. Ia meyakini bahwa pendekatan ilmiah dalam pencegahan radikalisme akan lebih efektif dan terukur. Bawaslu Lampung berkomitmen untuk terus mendukung gagasan yang mengedepankan persatuan nasional.
“Atas nama pribadi dan lembaga saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Muhammad Firsada atas gelar Doktor yang telah diraih. Semoga ilmu dan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Saya berharap karya ini memperkuat persatuan bangsa dan menjadi instrumen pencegahan radikalisme di Provinsi Lampung serta Indonesia pada umumnya”. Pungkas Iskardo.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar