Imam Ajak Masyarakat Bersama-sama Mengawal Proses Demokrasi
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, terus mendorong peran masyarakat dalam pengawasan terhadap jalannya tahapan pemilu 2024 mendatang.
Sehingga, selama tahapan pemilu nantinya, Bawaslu dan masyarakat dapat bersama-sama mengawal proses Pemilu 2024 yang telah dimulai sejak tahun 2022.
Menurut Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Imam Bukhori mengatakan pentingnya menggandeng masyarakat, Stakeholder terkait, Eksekutif maupun Legislatif dalam pengawasan maupun penyelenggaraan pemilu karena dalam konteks kuantitas SDM Bawaslu saja tidak cukup.
"Harus ada sinergi yang kuat, saya yakin dengan bergotong royong akan muncul Demokrasi yang berintegritas" ungkap imam saat mengawali kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelengaraan Pemilu yang dilaksanakan di Desa Braja Harjosari Kec. Braja Selebah, Lampung Timur, Selasa (29/08).
Lebih lanjut dalam sambutan nya Imam menambahkan Pemilu adalah alat bukan tujuan akhir. Demokrasi hanyalah sarana, target akhirnya adalah kesejahteraan rakyat. Terpilihnya para Pemimpin dan Wakil Rakyat tak akan ada artinya, jika Janji kesejahteraan tidak diwujudkan. Sama dengan hasil pengawasan Bawaslu dan kualitas pemilu yang sudah dijaga, tetapi hasil pemilu dan pemilihannya tak merubah apa- apa.
“Pemilu tidak hanya bicara proses dan hasil saja, yang lebih penting adalah memastikan tujuan dari Pemilu itu sendiri, yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.†Tambah Imam.
Untuk diketahui kegiatan sosialisasi ini di laksanakan oleh Bawaslu Republik indonesia bekerja sama dengan Anggota Komisi II DPR RI Riswan Toni DK, dan dihadiri Ketua Bawaslu Lampung Timur Lailatul Khoiriyah, Ketua dan Anggota Panwaslu Kecamatan Braja Selebah, serta tokoh masyarakat, OKP/Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Wanita, dan Pemilih Pemula.
