Hadiri Serah Terima Jabatan Pj Gubernur, Bawaslu Lampung Harap Sinergi Jelang Pilkada 2024
|
Anggota Bawaslu Lampung Ahmad Qohar (Sebelah kiri) memberikan ucapakan selamat kepada (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin (Sebelah Kanan) di Mahan Agung, pada Kamis (20/6).
Anggota Bawaslu Lampung, Ahmad Qohar, menghadiri acara serah terima jabatan Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Lampung kepada Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin di Mahan Agung, pada Kamis (20/6)
Dalam acara tersebut, Pj Gubernur Lampung Samsudin mengimbau seluruh perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk tetap menjaga komitmen, integritas, serta fokus dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan masyarakat.
"Ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, saya yakin dan percaya, dengan kebersamaan dan dukungan dari seluruh institusi serta elemen masyarakat di Provinsi Lampung, program-program pembangunan daerah yang telah tersusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Lampung akan dapat terlaksana dengan baik," ujar Samsudin.
Samsudin dilantik sebagai Pj Gubernur Lampung berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 69 P tanggal 14 Juni 2024 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur Lampung. Pelantikan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden pada 19 Juni 2024.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang sebelumnya menjabat sebagai Plh. Gubernur Lampung, menjelaskan bahwa masa jabatan Gubernur Lampung sebelumnya berakhir pada 12 Juni 2024. Karena belum ada penunjukan dan pelantikan Pj Gubernur pada saat itu, Menteri Dalam Negeri menugaskan Sekda Provinsi Lampung untuk menjalankan tugas sebagai Plh. Gubernur Lampung dari 13 Juni hingga 19 Juni 2024 untuk menghindari kekosongan pimpinan daerah.
"Meski terjadi peralihan, semangat dan kerja seluruh pejabat di Provinsi Lampung tidak berkurang sedikitpun karena program kerja telah tersusun dalam Rencana Kerja Pemerintah dan telah teranggarkan," ucap Fahrizal.
Ditempat yang sama, Ahmad Qohar berharap adanya sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Sinergi ini dianggap penting untuk memastikan pelaksanaan Pilkada yang jujur, adil, dan demokratis di seluruh Indonesia.
Menurutnya peran serta pemerintah daerah sangat krusial dalam mendukung berbagai aspek penyelenggaraan Pilkada. “Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah daerah, untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada yang berkualitas,†ujarnya.
Bawaslu yakin bahwa dengan sinergi dan kolaborasi yang baik antara semua pihak terkait, pelaksanaan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan sukses.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan Pilkada yang berkualitas demi masa depan demokrasi dan kemajuan daerah kita,†Pungkas Qohar.
Editor : Aris Munandar
Foto : Mayu Shofa
