Dorong Keterbukaan Data, Bawaslu RI Imbau Jajaran Jaga Kepercayaan Publik Terhadap Kerja Pengawasan
|
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat membuka dan memberi arahan dalam acara Rapat Evaluasi dan Pembahasan Instrumen Tata Kelola Organisasi, SDM, serta Peningkatan Kapasitas dan Rekrutmen Pemilu di Pontianak, Kamis (20/03)
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Widodo Wuryanto, menghadiri Rapat Evaluasi dan Pembahasan Instrumen Tata Kelola Organisasi, SDM, Peningkatan Kapasitas, serta Instrumen Rekrutmen Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Mercure, Pontianak, pada Kamis (20/3).
Dalam rapat tersebut, Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menekankan pentingnya keterbukaan data publik sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pengawasan Pemilu. Herwyn menyatakan bahwa transparansi dalam penyajian data tidak hanya meningkatkan akuntabilitas Bawaslu, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap integritas proses demokrasi.
“Bawaslu harus lebih terbuka dalam menyajikan data agar masyarakat mengetahui bagaimana kinerja kita,†ujar Herwyn.
Selain itu, Herwyn juga menyoroti pentingnya proses seleksi yang lebih ketat dalam rekrutmen badan ad hoc Pemilu, mulai dari Panwaslu Kecamatan hingga Pengawas TPS. Menurutnya, penguatan seleksi ini diperlukan untuk memastikan pengawas yang terpilih memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Pengawas Pemilu ad hoc memegang peran strategis dalam memastikan integritas berbagai tahapan krusial, seperti pemutakhiran data pemilih, verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu dan calon perseorangan, DPD, serta pasangan calon Pilkada, pelaksanaan kampanye, hingga pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara,†tegasnya.
Dengan penerapan keterbukaan data dan seleksi pengawas yang lebih ketat, Bawaslu berharap dapat meningkatkan profesionalisme serta independensi pengawas Pemilu di semua tingkatan, sehingga proses demokrasi semakin transparan dan terpercaya.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik arahan dan masukan dari Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda. Iskardo menegaskan komitmen Bawaslu Provinsi Lampung untuk menerapkan prinsip keterbukaan data dan meningkatkan kualitas rekrutmen pengawas Pemilu.
“Kami di Bawaslu Provinsi Lampung sangat mendukung upaya untuk lebih terbuka dalam menyajikan data kepada publik. Hal ini tidak hanya penting untuk meningkatkan akuntabilitas, tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi yang kita lakukan,†ujar Iskardo.
Iskardo juga menekankan pentingnya seleksi yang ketat dalam rekrutmen pengawas Pemilu ad hoc. Menurutnya, pengawas yang kompeten dan berintegritas tinggi merupakan kunci sukses dalam menjaga integritas Pemilu.
“Kami akan memastikan bahwa proses rekrutmen pengawas Pemilu ad hoc di Provinsi Lampung dilakukan dengan seleksi yang ketat dan transparan. Pengawas yang terpilih harus benar-benar memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi, karena mereka memegang peran strategis dalam menjaga keabsahan setiap tahapan Pemilu,†tegas Iskardo.
Editor : Nofiar/Humas Bawaslu RI/Aris Munandar
Foto : Nofiar/Humas Bawaslu RI
