Bawaslu RI Tekankan Pentingnya Transparansi Dan Koordinasi Dalam Penanganan Pelanggaran Pilkada
|
Anggota Bawaslu Lampung Tamri Hadiri Rapat Kerja Strategi Penanganan Pelanggaran di wilayah Sumatera dan Kalimantan Tengah di Batam, Selasa (2/7).
Anggota Bawaslu RI, Puadi, menekankan pentingnya langkah yang tepat dengan berpegang pada dua hal, yaitu hukum acara dan bukti/pembuktian. "Harus transparan dan tidak asal bunyi sehingga menjaga kepercayaan publik, karena tantangan ke depan semakin luar biasa, ini berkaca dari Pilkada sebelumnya. Kuasai regulasinya sehingga pegangan kita kuat," ujar Puadi saat beri arahan pada kegiatan Rapat Kerja Strategi Penanganan Pelanggaran di wilayah Sumatera dan Kalimantan Tengah di Batam, Selasa (2/7).
Puadi juga menjelaskan catatan mengapa rekomendasi Bawaslu sering tidak ditindaklanjuti oleh KPU. "Kita harus koreksi diri supaya rekomendasi kita tidak diabaikan. Tujuan rakernis ini adalah supaya meningkatkan penanganan pelanggaran. Jangan malu bertanya, bisa langsung hubungi fasilitator jika masih ada yang belum dimengerti," tambahnya.
Ditempat yang sama, Anggota Bawaslu Lampung Tamri mengungkapkan pentingnya kegiatan ini untuk menyamakan persepsi, strategi serta arah kebijakan terhadap penerapan hukum dalam penanganan pelanggaran Pilkada. "Karena telah diketahui bersama, regulasi pemilu dan pilkada itu berbeda," ujarnya.
Dengan diselenggarakannya rapat kerja ini, diharapkan penanganan pelanggaran Pilkada dapat lebih efektif dan efisien, serta menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Indonesia.
Dalam kegiatan ini, turut Hadir Koordinator Divisi Penangan Pelanggaran Provinsi dan Kabupaten/Kota berserta staf yang membidanginya Se-Indonesia.
Editor : Aris Munandar
Foto : Istimewa
