Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ngampus, Rangkul Dan Edukasi Hingga Ajak Mahasiswa Unila Menjadi Pengawas Partipatif

Bawaslu Ngampus, Rangkul Dan Edukasi Hingga Ajak Mahasiswa Unila Menjadi Pengawas Partipatif

Menjelang pesta demokrasi Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggandeng Universitas Lampung dalam menyelenggarakan acara “Bawaslu Ngampus”, pada Kamis (30/11) di Fakultas Hukum Unila.

Menurut Iskardo, keunggulan kaum milenial yaitu tidak dapat dipengaruhi, karena tanpa disadari mereka selalu riset dan banyak refrensi sehingga informasinya selalu terbaru kan. "Ini bisa menjadi modal dalam pemilu tahun 2024 untuk bisa memilih orang orang terbaik," Ungkap Iskardo.

Kemudian ia mengajak Para Pemilih Pemula untuk menjadi garda terdepan sebagai duta-duta untuk menolak politik uang dan memblokade adanya ujaran kebencian, hoaks, SARA dan Black campaign. Lebih Lanjut, ia mengingatkan bahwa memilih sebagai wujud nasionalisme untuk membuktikan bahwa kedaulatan dan masa depan bangsa berada ditangan kita.

Hamid Badrul Munir dalam pemaparannya mengatakan, tantangan yang dihadapi oleh Pemilu 2024 berbeda dengan pemilu sebelumnya. Hal ini dikarenakan pada Pemilu 2024 tahapannya beririsan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) walaupun waktunya tidak bersamaan.

Dalam kesempatan itu juga, dia menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam Pemilu sangat dibutuhkan. “Partisipasi yang dimaksud bukan hanya datang pas hari pemungutan suara, tetapi juga berpartisipasi mengawasi tahapan pemilu agar berjalan sesuai perundang-undangan,” kata dia.

Dia turut menjelaskan terkait tahapan kampanye apa yang diperbolehkan dan kampanye apa yang dilarang. Semangat Bawaslu hari ini adalah pencegahan. Karena itu pihaknya mengajak semua masyarakat untuk terus berpartisipasi. Bahkan Bawaslu memiliki banyak program pencegahan, seperti kampung pengawasan, Goes To Campus, dan lain lain.

Dalam Kegiatan tersebut, Turut Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, Ketua dan Anggota Bawaslu Lampung Iskardo P. Pangar dan Hamid Badrul Munir, serta Akademisi Hukum Unila M. Iwan Satriawan dan Pegiat Kepemiluan Lampung Democracy Studies Dr. Wahyu Iryana.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle