Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Tegaskan Netralitas Lurah Dan ASN Pada Pilkada Serentak 2024 Di Bandar Lampung

Bawaslu Lampung Tegaskan Netralitas Lurah Dan ASN Pada Pilkada Serentak 2024 Di Bandar Lampung

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, dalam kegiatan Sosialisasi dan Ikrar Netralitas Lurah di Kota Bandar Lampung yang diadakan pada hari Sabtu, (27/09).

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, mengungkapkan bahwa Bawaslu Provinsi Lampung telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik kerawanan Pemilu di 15 kabupaten/kota di wilayahnya. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Kota Bandar Lampung menempati urutan pertama dengan empat indikator utama yang menjadi fokus perhatian, yaitu surat suara tertukar, adanya perhitungan suara ulang, adanya komplain dari saksi saat pemungutan dan perhitungan suara, serta ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan Qohar dalam kegiatan Sosialisasi dan Ikrar Netralitas Lurah di Kota Bandar Lampung yang diadakan pada hari Sabtu, (27/09). Dalam kesempatan tersebut, Qohar menekankan pentingnya upaya pencegahan terhadap empat indikator kerawanan tersebut, khususnya di Bandar Lampung yang menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi.

"Di Bandar Lampung, kami mencatat ada empat indikator kerawanan utama, yakni surat suara tertukar, adanya perhitungan suara ulang, adanya komplain dari saksi saat pemungutan dan perhitungan suara, serta ketidaknetralan ASN. Kami berharap, pada Pilkada tahun ini, keempat indikator tersebut tidak lagi terjadi seperti yang pernah terjadi pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya," ujar Qohar.

Qohar juga menyampaikan harapannya agar semua pihak, termasuk para lurah yang hadir dalam kegiatan tersebut, dapat memahami pentingnya menjaga netralitas dan mematuhi aturan yang berlaku selama masa kampanye dan pelaksanaan Pemilu. Menurutnya, Pilkada serentak ini bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk para lurah yang memiliki peran penting dalam memastikan kesuksesan penyelenggaraan Pemilu di wilayah masing-masing.

"Kita semua punya tanggung jawab dalam mensukseskan Pilkada tahun ini. Bukan hanya KPU dan Bawaslu, tetapi seluruh masyarakat. Saya berharap para lurah dapat memahami tugas dan fungsi yang harus mereka lakukan, khususnya dalam menjaga netralitas selama proses Pemilu," tegasnya.

Di tempat yang sama, Anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung, Muhammad Muhyi berharapan bahwa seluruh tahapan pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu dapat berjalan dengan maksimal berkat dukungan dari semua pihak. "Kami meminta dukungan dari semua pihak dalam setiap tahapan pengawasan yang kami lakukan, agar kinerja pengawasan kami dapat berjalan secara maksimal," tutup Muhyi.

Editor : Aris Munandar
Foto : Humas Bawaslu Kota Bandar Lampung

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle