Bawaslu Lampung Menyampaikan : Tidak Apatis Dalam Pemilu 2024 Adalah Wujud Cinta Tanah Air
|
Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar mengingatkan pesta demokrasi akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. Ia mengatakan Pemilu 2024 ini sebagai Pemilu yang atraktif. Tentunya seluruh generasi muda diharapkan dapat ikut serta menyalurkan hak suara untuk bisa bersama-sama menentukan pemimpin bangsa yang akan menentukan nasib negara ke depannya, Kamis (23/11)
Seluruh bagian masyarakat diupayakan dapat ikut serta dalam menyalurkan hak suara untuk bersama-sama menentukan nasib bangsa ke depan nya. Iskardo menyampaikan Pemilih 2024 sebagian besar berasal dari pemilih pemula atau generasi milenial.
“Kita bersama berharap anak muda zaman sekarang yang sudah bisa memilih dan tidak apatis dengan demokrasi" ungkap Iskardo.
Kemudian, Ia menjelaskan bahwa Dengan adanya pemilu, pemimpin yang terpilih diharapkan dapat menyesuaikan rencana-rencana pembangunan yang dibuat supaya dapat menyesuaikan dengan pembangunan yang telah dibuat sebelumnya.
Memberikan hak suara termasuk dalam sikap mewujudkan nasionalisme. Dalam hal ini pemuda berperan penting sebagai penerus bangsa. Hal demikian dapat dilihat sejak awal kemerdekaan hingga reformasi yang selalu melibatkan pemuda dalam perkembangannya. Dapat dikatakan pemuda merupakan penyambung aspirasi antara elit dan masyarakat. Pemikiran tersebut dapat diyakini dan dipercayai sehingga peran pemuda sangat berpengaruh. Tidak hanya sebagai pemilih tetapi pemuda juga dapat ikut serta menjadi penyelenggara.
Pelaksanaan sosialisasi sangat diperlukan supaya generasi muda khususnya pemilih pemula dapat menjadi pemilih yang cerdas serta dapat memahami atau mengerti karakter pemimpin yang akan dipilih nanti. Pendekatan yang dapat dilakukan pada tingkatan sekolah adalah dengan kurikulum pembelajaran yang harus lebih terstruktur dan diarahkan kepada pendidikan politik atau pendidikan pemilih pemula sebagai upaya untuk menghindari sikap acuh terkait pelaksanaan politik dibangsa ini.
"Saya berharap anak muda atau gen z dapat menjadi pionir untuk menyebarkan berita seputar pemilu nanti" kata Iskardo.
Para pemuda diminta dapat terbebas atau keluar dari zona nyamannya dan ikut mengambil bagian dalam menyuarakan haknya sebagai warga negara karena melalui suara yang mereka berikan akan memberikan dampak besar bagi kelangsungan bangsa.
"Hindari menjadi bagian yang menjadi potensi penyebaran berita hoaks, mengujar kebencian dan memecah belah bangsa" pesannya.