Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Matangkan Persiapan Bawaslu Membelajarkan Volume 2

.

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan pelaksanaan program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung secara daring melalui zoom meeting pada minggu (09/08).

Bawaslu Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan pelaksanaan program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung secara daring melalui zoom meeting pada minggu (09/08). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan kesiapan jajaran pengawas dalam menghadapi tantangan pengawasan Pemilu 2029.

Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 mengusung tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029”. Melalui program ini, Bawaslu mendorong jajaran pengawas di seluruh tingkatan untuk membangun budaya pembelajaran, berbagi pengetahuan, serta memperkuat pemahaman terhadap berbagai isu strategis kepemiluan.

Rapat persiapan bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman terkait pelaksanaan program, termasuk penyusunan materi pembelajaran dan pembagian peran jajaran dalam menghasilkan bahan pembelajaran yang berkualitas.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Imam Bukhori, mengatakan persiapan tersebut penting dilakukan agar program Bawaslu Membelajarkan dapat memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kapasitas pengawas Pemilu.

“Persiapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama. Kita ingin Bawaslu Membelajarkan tidak hanya menjadi kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas pengawas dalam menghadapi pengawasan Pemilu 2029,” ujar Imam.

Menurutnya, pengawasan Pemilu membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman komprehensif terhadap sistem Pemilu, regulasi, tahapan, serta berbagai potensi persoalan yang dapat muncul dalam penyelenggaraan Pemilu.

Karena itu, pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan perlu dipersiapkan sejak jauh hari. Jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota diharapkan dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran sehingga pengetahuan dan pengalaman pengawasan dapat dibagikan secara lebih luas.

“Peran Bawaslu dalam pengawasan Pemilu harus terus diperkuat. Pengawas tidak cukup hanya memahami aturan, tetapi juga harus mampu membaca dinamika kepemiluan dan memetakan potensi persoalan yang dapat terjadi. Ini yang harus kita siapkan menuju Pemilu 2029,” kata Imam.

Salah satu materi strategis dalam Bawaslu Membelajarkan Volume 2 berkaitan dengan desain sistem Pemilu, meliputi presidential threshold, parliamentary threshold, sistem kepartaian, serta representasi politik. Materi tersebut diarahkan untuk memperluas pemahaman jajaran Bawaslu mengenai desain sistem Pemilu dan implikasinya terhadap pengawasan.

Selain itu, pembahasan juga mencakup desain pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, sistem Pemilu legislatif, sistem kepartaian, formula Pemilu dan proses konversi suara menjadi kursi, hingga kualitas representasi politik dan efektivitas pemerintahan.

Imam menilai pemahaman terhadap desain sistem Pemilu menjadi salah satu bekal penting bagi jajaran pengawas. Dengan pemahaman tersebut, Bawaslu dapat mempersiapkan strategi pengawasan yang lebih tepat dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika penyelenggaraan Pemilu.

“Pemilu 2029 memang masih dalam proses persiapan, tetapi pengawasan harus dipersiapkan sejak sekarang. Semakin baik kapasitas jajaran, semakin baik pula kesiapan Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan pada setiap tahapan Pemilu,” jelasnya.

.
.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle