Bawaslu Lampung Ikuti Evaluasi Kualitas Data IKP 2024
|
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, menghadiri kegiatan Evaluasi Implementasi dan Kualitas Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (28/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu RI untuk mengevaluasi implementasi penyusunan IKP sekaligus meningkatkan kualitas data sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan dan pengawasan pemilu di masa mendatang.
Evaluasi tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu provinsi dari seluruh Indonesia serta menghadirkan sejumlah pimpinan lembaga penyelenggara pemilu dan pemangku kepentingan. Turut hadir Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, Puadi, dan Herwyn J.H. Malonda. Selain itu, hadir pula Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin serta Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk meninjau pelaksanaan IKP 2024, mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pengumpulan dan pengolahan data, serta menyusun langkah-langkah perbaikan guna menghasilkan data yang semakin akurat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui evaluasi tersebut, Bawaslu RI juga mendorong penguatan sinergi antarlembaga dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
Sebagai instrumen pemetaan kerawanan pemilu, IKP memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi kerawanan sejak dini sehingga langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif. Oleh karena itu, kualitas data yang menjadi dasar penyusunan IKP menjadi perhatian utama agar hasil pemetaan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
Keikutsertaan Bawaslu Provinsi Lampung dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam pengelolaan data dan analisis kerawanan pemilu. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan implementasi IKP pada periode berikutnya sekaligus memperkuat strategi pengawasan yang berbasis data.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi tersebut memberikan ruang bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kualitas data IKP sebagai instrumen pencegahan.
"Evaluasi implementasi dan kualitas data IKP 2024 menjadi momentum penting bagi jajaran Bawaslu untuk memastikan bahwa setiap data yang disusun benar-benar akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang berkualitas akan menghasilkan pemetaan kerawanan yang lebih tepat sehingga strategi pencegahan dan pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif," ujar HBM Saat dikonfirmasi Tim Humas Bawaslu Lampung.
Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu Provinsi Lampung siap mengimplementasikan hasil evaluasi tersebut dalam penyusunan dan pengelolaan data kerawanan di daerah.
"Bawaslu Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data IKP melalui koordinasi, validasi, dan pembaruan data secara berkelanjutan. Dengan demikian, IKP dapat menjadi instrumen yang semakin kuat dalam mendukung pengawasan pemilu yang profesional, partisipatif, dan berintegritas," tutup HBM.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar/Aris Munandar
Foto : Humas Bawaslu RI