Bawaslu Lampung Gunakan Pendekatan Edukatif untuk Perkuat Pengawasan Pemilu
|
Bandar Lampung, Rabu (18/02), Peningkatan literasi mengenai demokrasi menjadi fokus utama dalam kunjungan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung ke Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam. Fokus kegiatan ini adalah pemanfaatan Pojok Literasi Pengawasan yang dikelola oleh Bawaslu Provinsi Lampung. Ruang tersebut berfungsi sebagai pusat referensi bagi pemuda untuk mempelajari mekanisme pengawasan pemilu secara mendalam.
Pojok Literasi Pengawasan menyediakan akses langsung terhadap berbagai regulasi dan modul kepemiluan. Mahasiswa menggunakan fasilitas tersebut untuk melakukan diskusi mengenai peran masyarakat dalam menjaga kualitas pemilu. Keberadaan pojok baca ini bertujuan untuk mendekatkan lembaga pengawas dengan dunia akademik. Hal ini diharapkan dapat memicu munculnya kesadaran kritis pada mahasiswa terhadap setiap tahapan pemilu.
Fasilitas pendukung di Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam memfasilitasi kebutuhan riset para mahasiswa. Perpustakaan ini menyediakan ruang baca yang luas serta ruang khusus literatur Lampung. Terdapat koleksi fisik sebanyak 3.500 buku dan akses buku digital melalui aplikasi terintegrasi. Mahasiswa juga mendapatkan layanan WiFi gratis untuk mendukung pencarian data tambahan mengenai pengawasan pemilu melalui kanal daring.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, memberikan penjelasan mengenai pentingnya pendidikan politik ini. Beliau menekankan bahwa literasi adalah fondasi utama untuk menciptakan pemilu yang memiliki integritas tinggi. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membantu masyarakat dalam mengidentifikasi potensi pelanggaran di lapangan.
HBM menyatakan bahwa pencegahan adalah langkah yang jauh lebih efektif dibandingkan penindakan. Ia menjelaskan bahwa dengan meningkatkan literasi dan kesadaran sejak dini maka mahasiswa mampu menjadi mitra strategis Bawaslu. HBM menginginkan agar mahasiswa mengawal setiap tahapan pemilu secara kritis dan bertanggung jawab. Harapan tersebut ia sampaikan saat dikonfirmasi oleh tim humas di tempat terpisah.
Kerja sama antara Bawaslu dan perguruan tinggi akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak elemen masyarakat. Pendekatan edukasi ini dipilih sebagai strategi untuk membangun budaya pengawasan partisipatif. Bawaslu Provinsi Lampung memandang bahwa keterlibatan aktif mahasiswa adalah kunci dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat di masa depan.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar