Bawaslu Lampung Evaluasi Pencegahan Dan Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu 2024
|
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Suheri Berikan arahkan pada Rapat Koordinasi Evaluasi Pencegahan dan Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu 2024 di Provinsi Lampung, Jum’at (21/06).
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Suheri mengungkapkan Pengawasan kita dalam pelaksanaan pemilu dari tahap awal dibulan juni 2022 final di 21 mei 2024 dengan keluarnya putusan MK. Lampung termasuk dari 22 provinsi yang tidak ada PSU dan PSSU.
“Artinya kerja dan sinergitas kita dengan kawan kawan teknis di KPU sangat bersinergi, dan saling support. Yang tadinya lampung diprediksi bakal luar biasa proses kepemiluan yang ada di lampung semua terbantahkan dengan keluarnya putusan MK bahwa 4 permohonan di MK dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diteruskan dipemeriksaan lanjutan†jelas Suheri saat mengawali Rapat Koordinasi Evaluasi Pencegahan dan Pengawasan Penetapan Hasil Pemilu 2024 di Provinsi Lampung, Jum’at (21/06).
Kemudian, ia melanjutkan berterimakasih kepada jajaran Bawaslu Provinsi Lampung dari PTPS hingga Bawaslu Kabupaten/Kota selama ini. Bahu membahu sehingga pelaksanaan tahapan pemilu selesai secara paripurna, secara baik dan hasilnya pun sudah ditetapkan semua baik di KPU Provinsi maupun kabupaten/kota seluruh provinsi Lampung.
“Saya berharap minimal kinerja kita ini dipertahankan di tahapan pilkada yang sudah going on. Kita pertahankan kalau bisa ditingkatkan minimal kinerja kita dalam melakukan tugas tugas pengawasan ditahapan pemilu kemarin bisa kita pertahankan†tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami menyampaikan sangat mengapresiasi kerjasama bawaslu disemua tingkatan.
“Prinsipnya memang kita sama, bagaimana proses pemilu yang lalu yang kita laksanakan 14 febuari tahun 2024 dapat terselenggara dengan baik dan sukses karena Bawaslu dan KPU itu sesungguhnya dalam rumah yang sama hanya kamarnya saja yang berbeda. Rumah kita itu Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, hanya lembaga dan wewenangnya yang berbeda tetapi tujuannya sama yakni menyukseskan pemilu atau pilkada yang kita laksanakan†ucapnya.
Kemudian Penggiat Pemilu, Karno Ahmad Satarya mengatakan bahwa perjalanan-perjalanan pemilu itu pada prinsipnya mesti ada perbaikan perbaikan di setiap pemilu yang sudah berlangsung. Pemilu ini adalah acara kita bersama, berbicara tentang demokrasi berarti bicara tentang kedaulatan rakyat, dan proses pengantian kepemimpinan.
Selanjutnya Masykurudin Hafidz menegaskan bahwa sebelum pemilu dilaksanakan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota sudah menyusun indeks kerawanan Pemilu dan Pilkada. “Secara umum disitu sudah muncul angka, muncul pemetaan kerawanan dan seterusnya dan provinsi lampung juga sudah mendapatkan peringkat. Dari indeks itu Bawaslu kemudian melakukan pendalaman untuk melakukan penelaahan terhadap kerawanan kerawanan. Dititik itu, Bawaslu RI menjelang Pilkada ini melaksanakan pemetaan kerawanan," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Hamid Badrul Munir dan Ahmad Qohar beserta Ketua, Anggota, Koordinator sekretariat Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.
Editor : Aris Munandar
Foto : Mayu Shofa
