Bawaslu Lampung Dorong Mahasiswa PKL Sosialisasikan Tugas Pengawasan Pemilu ke Publik
|
Bandar Lampung, Selasa (24/02). Bawaslu Provinsi Lampung telah merampungkan agenda pembinaan bagi kelompok mahasiswa Praktik Kerja Lapangan dari UIN Raden Intan Lampung. Prosesi pengembalian mahasiswa dilakukan secara formal di ruang pertemuan Kantor Bawaslu Lampung. Agenda ini menandai transisi mahasiswa dari lingkungan kerja profesional kembali ke lingkungan akademik universitas.
Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, memberikan tinjauan atas aktivitas mahasiswa selama masa magang. Ia menjelaskan bahwa para peserta praktik kerja terlibat aktif dalam operasional harian lembaga. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan pengaruh positif terhadap produktivitas staf terutama pada sektor pengelolaan informasi publik.
"Mahasiswa PKL sangat membantu kami terutama dalam mendukung program publikasi dan penyebarluasan informasi", kata Achmad Sutiono. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa memegang tanggung jawab harian dalam memproduksi konten digital. Setidaknya terdapat lima konten informasi yang diunggah setiap hari melalui berbagai kanal komunikasi resmi guna memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat tetap terjaga.
Melalui keterlibatan langsung dalam distribusi informasi, mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang tata kelola komunikasi lembaga negara. Achmad Sutiono menekankan bahwa pengalaman tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pengawasan pemilihan umum. Mahasiswa juga diposisikan sebagai figur yang mampu menyosialisasikan tugas serta kewenangan Bawaslu kepada komunitas di luar lingkungan kantor.
"Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen edukasi demokrasi di tengah masyarakat", ujar Achmad Sutiono. Ia menambahkan bahwa pemahaman mendalam mengenai pengawasan pemilu penting untuk disebarluaskan guna menjaga integritas demokrasi. Pengalaman magang ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa menjadi individu yang memiliki visi dalam memperjuangkan nilai-nilai bernegara.
Dosen Pendamping PKL UIN Raden Intan Lampung, Muhammad Jayus, memberikan respons atas selesainya program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Lampung atas kesediaan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan mereka. Menurutnya, pengalaman di instansi pengawas pemilu merupakan bagian krusial dalam memperkaya kompetensi lulusan perguruan tinggi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Lampung yang telah menerima mahasiswa kami dengan baik serta memberikan ruang belajar yang nyata", ungkap Muhammad Jayus. Ia berpendapat bahwa interaksi mahasiswa dengan dunia kerja memberikan pelajaran yang sangat berharga. Masa praktik ini menjadi sarana untuk menyelaraskan pemahaman teori dengan tantangan nyata yang ada di lapangan.
Pihak universitas berharap agar kerja sama ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia mahasiswa. Pengetahuan tentang mekanisme birokrasi dan etika kerja profesional diharapkan tetap melekat pada diri mahasiswa setelah kembali ke kampus. Program ini diakhiri dengan harapan bahwa lulusan magang tersebut dapat berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas demokrasi di masa depan.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar