Bawaslu Lampung Dorong Digitalisasi Arsip Untuk Pemilihan 2024
|
Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar beri arahan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Lampung pada Sabtu, (31/08).
Bawaslu Provinsi Lampung menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Lampung pada Sabtu, (31/08). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk menertibkan arsip dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum 2024.
Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P. Panggar, dalam sambutannya menyatakan bahwa pengelolaan arsip kini telah mengalami perkembangan pesat seiring era digital. Arsip tidak lagi hanya terbatas pada surat menyurat dalam bentuk fisik, tetapi mencakup foto, rekaman, hingga video. Menurutnya, arsip merupakan potret besar yang menggambarkan perjalanan Bawaslu, mulai dari masa kini hingga masa depan.
"Kearsipan adalah jejak rekam yang jelas dari apa yang telah dilakukan oleh Bawaslu. Kita bisa meninggalkan rekam jejak yang teratur, sehingga masyarakat bisa melihat kapan momen-momen sibuk dan apa saja kegiatan yang telah maupun akan dilakukan," jelas Iskardo.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya arsip sebagai bukti yang terdokumentasi dengan baik, baik berupa foto, rekaman, maupun administrasi. Arsip tidak hanya mencerminkan kegiatan Bawaslu saat ini, tetapi juga menjadi panduan bagi generasi mendatang untuk memahami perjalanan dan kegiatan Bawaslu.
"Kerja kearsipan memang tidak populer karena sering kali tidak terlihat, tetapi ini adalah pekerjaan penting. Orang-orang yang bekerja dalam bidang ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga tertibnya arsip Bawaslu," ujar Iskardo.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan arsip. Digitalisasi diharapkan dapat membuat arsip lebih mudah diakses dan diingat kembali, serta menjadi warisan bagi generasi selanjutnya. "Kita harus lebih baik dalam mengarsipkan segala hal, termasuk surat menyurat, foto, rekaman, dan semua yang terkait kearsipan, agar bisa disuguhkan untuk generasi mendatang," tambahnya.
Iskardo menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa Bawaslu adalah lembaga yang dinamis, bekerja tanpa mengenal waktu. Oleh karena itu, arsip menjadi citra lembaga yang penting, dan dapat menjadi bukti yang mendukung jika ada hal-hal yang dipertanyakan oleh publik. "Kearsipan adalah salah satu pilar penting yang menjaga kepercayaan terhadap lembaga ini," tutupnya.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
