Bawaslu Lampung Awali Tahun dengan Penguatan Komitmen
|
Senin (12/01), Bawaslu Provinsi Lampung mengadakan tasyakuran dan doa bersama di Kantor Bawaslu. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan sekretariat, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Lampung, sebagai momentum awal tahun untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat kerja dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung yang hadir antara lain Imam Bukhori, Tamri, Gistiawan, dan Ahmad Qohar. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun soliditas kelembagaan. Kegiatan tasyakuran tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur atas pelaksanaan tugas selama tahun 2025 yang telah dilalui dengan berbagai dinamika dan tantangan dalam pengawasan tahapan pemilu.
Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Yuda Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi kinerja organisasi. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum awal tahun sebagai titik penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja pengawasan.
“Kita berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, serta tetap berpegang pada prinsip profesionalitas,” ujarnya.
Yuda juga menambahkan bahwa sinergi antar jajaran, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, harus terus dijaga dan ditingkatkan. Menurutnya, koordinasi yang baik akan menjadi kunci dalam menghadapi setiap tantangan pengawasan ke depan, termasuk dalam menjaga integritas proses demokrasi di Lampung.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Imam Bukhori, menyampaikan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas kerja dan memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kekurangan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus berbenah dan memperkuat kapasitas kelembagaan.
“Kita harus menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas adalah fondasi utama dalam pengawasan pemilu yang berkeadilan,” tegasnya.
Imam juga menegaskan pentingnya kerja kolektif dan kolegial dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurutnya, keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan oleh individu, tetapi oleh kekompakan dan kesamaan visi seluruh jajaran Bawaslu.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kesiapan yang matang, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sistem kerja yang adaptif dan responsif. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas, disiplin, serta komitmen terhadap nilai-nilai kelembagaan harus terus menjadi perhatian bersama.
Kegiatan tasyakuran dan doa bersama ini diakhiri dengan harapan agar seluruh jajaran Bawaslu Provinsi Lampung senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengawasan, serta mampu menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berintegritas, transparan, dan akuntabel di Provinsi Lampung.
Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar