Bawaslu Dorong Penyusunan Buku SDM Untuk Perkuat Literasi Publik Dan Kualitas Demokrasi
|
Anggota Bawaslu RI, Herwyn J. H. Malonda berikan arahan pada kegiatan Rapat Penyusunan Outline Buku SDM Tahun 2024 di Kota Sabang, Aceh, Sabtu (17/08).
Anggota Bawaslu RI, Herwyn J. H. Malonda menekankan bahwa buku ini bertujuan untuk memberikan literasi publik yang mendalam mengenai masa depan demokrasi. Ia juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi antara Bawaslu Provinsi dengan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam memastikan kesiapan data yang diperlukan untuk penyusunan buku tersebut.
“Diharapkan kepada Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia untuk mengoordinasikan dengan Bawaslu kabupaten/kota dalam kesiapan data yang dibutuhkan,†ujar Herwyn saat berikan arahan pada kegiatan Rapat Penyusunan Outline Buku SDM Tahun 2024 di Kota Sabang, Aceh, Sabtu (17/08).
Penyusunan Buku SDM Tahun 2024 ini bukan hanya untuk internal Bawaslu, melainkan juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi demokrasi di Indonesia. Buku ini diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas mengenai pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pengawas pemilu, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pelaksanaan demokrasi yang lebih baik dan lebih transparan.
Herwyn juga menekankan bahwa keberhasilan penyusunan Buku SDM ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara Bawaslu di berbagai tingkatan. Menurutnya, tanpa koordinasi yang baik antara Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota, upaya untuk menghasilkan dokumen yang komprehensif dan berkualitas akan menemui banyak kendala. Oleh karena itu, ia menyerukan kepada seluruh Bawaslu Provinsi untuk segera melakukan koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing, guna memastikan bahwa seluruh data yang diperlukan telah siap dan dapat digunakan dalam penyusunan buku.
Anggota Bawaslu Lampung, Imam Bukhori, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menambahkan bahwa penyusunan Buku SDM ini merupakan langkah penting dalam upaya memperluas pengetahuan publik mengenai demokrasi. Menurut Imam, buku ini tidak hanya akan menjadi referensi internal bagi Bawaslu, tetapi juga akan memberikan wawasan yang luas kepada masyarakat mengenai bagaimana pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pengawas pemilu dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.
“Penyusunan buku SDM ini sangat penting dalam rangka menambah pengetahuan ke publik,†ungkap Imam. Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh Bawaslu Provinsi yang telah hadir dalam rapat tersebut, menunjukkan dedikasi mereka dalam memastikan bahwa buku yang akan disusun ini benar-benar mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Kegiatan ini di hadiri Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat Bawaslu Provinsi dari seluruh Indonesia. Menurut Imam, Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyusun buku yang akan menjadi referensi penting dalam pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pengawas pemilu ini.
"Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen yang komprehensif dan bermanfaat untuk mendukung tugas Bawaslu dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia," Tutup Imam
Editor : Aris Munandar
Foto : Istimewa
