Bawaslu Dan KPU Mantapkan Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 Di Provinsi Lampung
|
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar menyampaikan Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 Di Provinsi Lampung saat menjadi narasumber podcast Be-Strong IKA UNILA, Jumat (12/7).
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Iskardo P. Panggar menyebutkan terkait persiapan pilkada semua lembaga termasuk Bawaslu dan KPU sangat konsen terhadap persiapan dan pelaksanaan pilkada 2024 pasca pemilu kemarin.
Menurutnya tahapan pemilu yang dimulai pada Juni 2022 dan selesai pada 21 Mei 2024, dengan keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa Lampung termasuk provinsi yang tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU).
"Ada bonus bonus pasca MK yang mana Provinsi Lampung tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU), kemudian tidak ada calon perseorangan itu juga yang membuat energi kita lebih besar untuk mempersiapkan Pilkada Serentak di Tahun 2024," Jelas Iskardo saat menjadi narasumber podcast Be-Strong IKA UNILA, Jumat (12/7).
Kemudian, Ia menjelaskan dimasa tahapan coklit Bawaslu mempunyai treatment sendiri untuk menyukseskan yang mana Jajaran Bawaslu melakukan uji petik atau sampling yang sudah dilakukan Jajaran KPU, apakah yang dicoklit itu benar benar sudah tercoklit atau tidak.
"Selain itu, Bawaslu membentuk posko pengaduan, jadi kalau ada masyarakat kita yang belum terdata misalnya itu terbuka untuk melaporkan pada bawaslu untuk segera kami teruskan kepada KPU," Jelas Iskardo.
Selain itu, Iskardo memaparkan Musuh di Pemilu dan Pilkada yaitu Pertama netralitas ASN, Politik Uang, Politisasi Program Pemerintah Daerah, hoaks dan ujaran kebencian. "Hal tersebut itu menjadi musuh musuh demokrasi oleh karena itu pemilu ini kita berharap bisa berjalan damai dan edukatif semata mata untuk menyatukan lampung. Oleh karena itu kita ingin berkompetisi secara sehat, mengikuti rule yang sudah ditetapkan dan Bawaslu juga KPU berkomitmen untuk menjaga marwah demokrasi berjalan dengan baik," Tutup Iskardo.
Ditempat yang sama, Ketua KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami mengungkapkan bahwa pilkada ini yang di laksanakan secara 5 (lima) tahun dan menjadi proses demokrasi yang penting di provinsi lampung. "Saat bersamaan kita akan memilih gubernur, bupati dan walikota disaat bersamaan tentu pekerjaan ini kami butuh dukungan support masukan dari seluruh stakeholders terkait di provinsi lampung dan tentu dalam rangka menyelaraskan tahapan pemilu sekali lagi kami membutuhkan bantuan," Pungkas Erwan.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
