Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Lepas Mahasiswa FST UIN Raden Intan Usai Magang

.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung secara resmi melepas mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang telah menyelesaikan program magang di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (21/9/2026).

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung secara resmi melepas mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang telah menyelesaikan program magang di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (21/9/2026).

Program magang tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja. Selama kurang lebih satu setengah bulan, mahasiswa terlibat dalam sejumlah kegiatan dan penugasan yang berkaitan dengan kebutuhan kelembagaan Bawaslu Provinsi Lampung.

Analis SDM Aparatur Ahli Madya Bawaslu Provinsi Lampung, Theresa Agustina Perangin Angin, menyampaikan bahwa selama pelaksanaan magang, para mahasiswa telah menghasilkan sejumlah output dari tugas yang diberikan.

“Peserta telah mengikuti kegiatan selama kurang lebih satu setengah bulan dan selama pelaksanaan kegiatan telah menghasilkan beberapa output yang berkaitan dengan tugas yang diberikan,” ujar Theresa.

Salah satu output yang dihasilkan berupa aplikasi yang telah dikembangkan mahasiswa dan telah mencapai tahap siap digunakan. Namun, sebelum dimanfaatkan lebih lanjut, aplikasi tersebut masih memerlukan proses pengecekan dan penilaian untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan kelembagaan.

“Untuk aplikasi yang telah dikembangkan, saat ini sudah mencapai tahap siap digunakan. Namun, masih perlu dilakukan pengecekan dan penilaian lebih lanjut sebelum nantinya dapat dimanfaatkan sebagai role model,” jelasnya.

Selain menghasilkan output berbasis teknologi, pelaksanaan magang juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika lingkungan kerja. Mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai pelaksanaan tugas, pembagian pekerjaan, hingga proses menyelesaikan tanggung jawab sesuai arahan.

Menurut Theresa, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa karena mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga memahami bagaimana pekerjaan dilaksanakan secara langsung di lingkungan kelembagaan.

“Selama mengikuti kegiatan, peserta memperoleh pengalaman dan pemahaman mengenai lingkungan kerja, termasuk mengenal tugas-tugas yang diberikan serta bagaimana melaksanakan pekerjaan sesuai dengan arahan,” katanya.

Ia menambahkan, proses magang turut melatih mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja serta menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

“Pengalaman dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang diberikan diharapkan dapat membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami proses pelaksanaan pekerjaan secara langsung,” tambahnya.

.
.
.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle