Lompat ke isi utama

Berita

Knowledge Sharing, Bawaslu Lampung Perkuat Perencanaan Dan Tata Kelola Anggaran

.

Bawaslu Provinsi Lampung kembali menggelar Knowledge Sharing secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (27/10/2026). Memasuki sesi kedua, kegiatan tersebut membahas perencanaan dan penganggaran sebagai dua aspek yang saling berkaitan dalam mendukung kinerja kelembagaan

Bawaslu Provinsi Lampung kembali menggelar Knowledge Sharing secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (27/10/2026). Memasuki sesi kedua, kegiatan tersebut membahas perencanaan dan penganggaran sebagai dua aspek yang saling berkaitan dalam mendukung kinerja kelembagaan.

Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono mengatakan, konsistensi pelaksanaan Knowledge Sharing menjadi ruang belajar bersama bagi jajaran sekretariat untuk memperluas pengetahuan sekaligus memperkuat kapasitas dalam mendukung tata kelola kelembagaan.

“Alhamdulillah, kita masih konsisten melaksanakan Knowledge Sharing. Banyak ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini. Knowledge Sharing juga menjadi media belajar bersama untuk memperluas pemahaman dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan,” ujar Achmad Sutiono.

Menurutnya, pembahasan mengenai perencanaan dan penganggaran menjadi penting karena keduanya memiliki hubungan yang erat. Setiap program dan kegiatan harus dimulai dengan perencanaan yang matang, terukur, serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

“Segala sesuatu diawali dengan perencanaan. Dari rencana itulah disusun program, kegiatan, hingga rencana strategis yang nantinya menjadi pijakan dalam pelaksanaan program, baik yang bersifat strategis maupun kegiatan reguler,” katanya.

Achmad Sutiono menekankan bahwa perencanaan perlu disusun secara rinci dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta memperhatikan kebutuhan berdasarkan kondisi empiris. Dengan demikian, rencana yang disusun dapat diterapkan secara efektif dan menjawab kebutuhan organisasi.

Perencanaan tersebut, lanjut Achmad Sutiono, juga harus didukung dengan pengelolaan anggaran yang tepat dan akuntabel. Setiap penggunaan anggaran harus dilaksanakan secara hati-hati dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Perencanaan dan penganggaran memegang peranan penting dan memberikan dampak terhadap kinerja organisasi. Karena itu, keduanya harus dikelola secara hati-hati, berbasis regulasi, dan diarahkan untuk menjawab kebutuhan kelembagaan,” tegasnya.

Knowledge Sharing tersebut juga menjadi ruang untuk mencermati kesiapan kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu mendatang. Menurut Achmad Sutiono, kesiapan tersebut tidak hanya menyangkut kapasitas personal, tetapi juga kesiapan kelembagaan, termasuk dari aspek perencanaan program dan dukungan anggaran.

Ia juga menyoroti pentingnya penyelarasan dokumen perencanaan dan indikator kinerja agar target kelembagaan dapat dicapai secara optimal. Pencapaian target dalam Rencana Kerja (Renja) menjadi salah satu unsur yang mendukung peningkatan kinerja sekaligus pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Bawaslu.

“Target kinerja yang telah ditetapkan dalam Renja harus menjadi perhatian bersama. Pencapaiannya akan menjadi data pendukung dalam penilaian reformasi birokrasi dan pada akhirnya berkontribusi terhadap kinerja Bawaslu secara keseluruhan,” jelas Achmad Sutiono.

.
.
.
.
.

Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar

Tag
Berita
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle