Hadiri Resepsi Milad Pemuda Muhammadiyah Ke-93 Tahun, Bawaslu Lampung Ajak Kawal Demokrasi Bermartabat
|
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, menghadiri Malam Tasyakuran Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah yang dirangkaikan dengan Pelatihan Da'i Penggerak Pembangunan se-Provinsi Lampung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung, Jumat malam (9/5)..
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, menghadiri Malam Tasyakuran Milad ke-93 Pemuda Muhammadiyah yang dirangkaikan dengan Pelatihan Da'i Penggerak Pembangunan se-Provinsi Lampung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Lampung, Jumat malam (9/5). Acara tersebut mengusung tema “Pemuda Negarawan, Totalitas untuk Indonesia Raya†.
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Lampung, Muhtadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan bangsa. Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan kemandirian ekonomi sebagai pondasi utama untuk menjadi pemuda yang tidak bergantung pada individu, kelompok politik, atau kepentingan tertentu.
“Pemuda harus menimba ilmu, karena hanya dengan keilmuan kita bisa membawa perubahan yang bermakna. Kita juga harus kuat secara ekonomi agar tidak tergantung kepada siapa pun, sehingga bisa menjadi pemuda yang mandiri, bebas, dan berdaulat,†tegas Muhtadi.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh kader agar tidak alergi terhadap politik. “Pemuda Muhammadiyah harus melek politik, jangan apatis, karena salah satu cara kita mengisi kemerdekaan adalah dengan ikut serta dalam proses demokrasi secara aktif dan cerdas,†katanya.
Sementara itu, Ketua PWM Lampung, Prof. Sudarman, memberikan semangat kepada para kader Pemuda Muhammadiyah agar tetap optimis dan berani tampil di garda depan perubahan. “Saya percaya bahwa pemuda Muhammadiyah yang hadir di depan saya malam ini adalah mereka yang siap membuat gebrakan dan menata masa depan Indonesia yang lebih baik,†ujar Sudarman.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Gistiawan, memberikan apresiasi atas peran aktif Pemuda Muhammadiyah dalam membangun peradaban bangsa, termasuk melalui jalur dakwah dan keterlibatan dalam pembangunan sosial-politik.
“Kader Pemuda Muhammadiyah adalah bagian dari aset bangsa. Keterlibatan mereka dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk pembangunan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat, sangat dibutuhkan. Saya mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk turut mengawal proses demokrasi kita agar tetap berintegritas,†ungkap Gistiawan.
Ia juga menambahkan bahwa peran pemuda dalam pengawasan pemilu maupun pemilihan kepala daerah merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan rakyat. “Sebagai generasi muda, mari kita bersatu untuk menjaga demokrasi dari praktik-praktik manipulatif. Pemuda Muhammadiyah harus menjadi teladan dalam membangun budaya politik yang sehat,†tegasnya.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
