Gagas Kelas Politik Berintegritas, Bawaslu Lampung Apresiasi HMI Cabang Bandar Lampung
|
Dalam upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas dan sadar akan pentingnya peran politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung menggelar Kelas Politik Berintegritas. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Aula BPSDM Provinsi Lampung, dengan mengangkat tema “Restorasi Peran Kritis Intelektual dan Mendorong Integritas Guna Demokrasi Progresif,†Kamis (24/07).
Dalam upaya mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas dan sadar akan pentingnya peran politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung menggelar Kelas Politik Berintegritas. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Aula BPSDM Provinsi Lampung, dengan mengangkat tema “Restorasi Peran Kritis Intelektual dan Mendorong Integritas Guna Demokrasi Progresif,†Kamis (24/07).
Presidium KAHMI Provinsi Lampung, Abi Hasan Muan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pandangan kritis terkait arah pendidikan politik generasi muda. Ia mengingatkan bahwa pendidikan politik tidak seharusnya berhenti hanya pada aspek teknis pemilu dan prosedur elektoral semata, tetapi juga harus menanamkan kesadaran sejarah dan nilai-nilai perjuangan bangsa.
“Pendidikan politik yang hanya berorientasi pada teknis pemilu akan kehilangan ruhnya. Generasi muda harus paham bahwa politik adalah bagian dari sejarah panjang perjuangan bangsa. Nilai-nilai seperti keadilan, keberpihakan pada rakyat, dan semangat kemerdekaan harus tertanam dalam setiap langkah politik mereka,†ujar Abi Hasan.
Sementara itu, Anggota DPD RI Ahmad Bastian menegaskan bahwa kondisi politik kebangsaan saat ini menunjukkan proses konsolidasi demokrasi yang semakin baik. Ia menyatakan bahwa kaderisasi politik yang dilakukan HMI layak diapresiasi.
“Ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kehidupan berbangsa dan bernegara. Politik tidak cukup hanya berhenti pada idealisme, tetapi juga membutuhkan aksi nyata. Integritas harus berjalan seiring dengan nilai-nilai spiritual, dan HMI sebagai organisasi Islam harus menjadikan hal tersebut sebagai pondasi,†ujar Ahmad Bastian.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan keprihatinan terhadap tumbuhnya sikap apatis di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Anak muda harus menjadi pionir dalam memperkuat budaya politik yang sehat dan memilih calon berdasarkan kualitas, bukan karena uang. Kami berharap teman-teman HMI dapat menjadi pelopor dalam memperkuat kultur politik yang sehat dalam 5 sampai 10 tahun ke depan,†tegas Iskardo.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, menyoroti pentingnya peran strategis pemilih muda dalam proses demokrasi. Ia mencatat bahwa lebih dari separuh pemilih di Provinsi Lampung merupakan generasi muda.
“Dari sekitar 16 juta pemilih di Lampung, 51,01% adalah generasi muda. Ini adalah angka yang sangat besar dan strategis. Generasi muda harus menjadi pemilih yang rasional, tidak mudah terpengaruh politik uang, dan bisa menjadi pengawas sekaligus agen perubahan dalam demokrasi kita,†ujar Erwan.
Editor : Aris Munandar
Foto : Mayu Shofa
