Lompat ke isi utama

Berita

Fun Ride Penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu Lampung Perkuat Sinergi Untuk Pendidikan Pemilih Dan Pengawasan Partisipatif

Fun Ride Penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu Lampung Perkuat Sinergi Untuk Pendidikan Pemilih Dan Pengawasan Partisipatif

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Fun Ride Penyelenggara Pemilu, Minggu (13/07).

Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan serta meningkatkan partisipasi pemilih dan pengawasan partisipatif, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Fun Ride Penyelenggara Pemilu, sebuah inisiatif kreatif yang memadukan kekompakan, edukasi pemilu, dan kampanye partisipatif bagi masyarakat luas.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, menegaskan bahwa Fun Ride ini bukan sekadar ajang kebersamaan semata, melainkan sebuah strategi yang dirancang untuk memperkuat pendidikan pemilih dan mendorong pengawasan yang partisipatif dari masyarakat. Menurutnya, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu harus tampil selaras dalam memberikan pemahaman kepada publik, sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antar-lembaga.

“Sinergitas antara KPU dan Bawaslu tidak boleh berhenti di forum-forum formal atau pertemuan kelembagaan saja. Kegiatan seperti Fun Ride ini adalah bentuk sinergi informal yang justru bisa lebih efektif menjangkau masyarakat secara langsung, menyentuh berbagai kalangan dengan pendekatan yang santai dan menyenangkan,” ujar Qohar saat dikonfirmasi Tim Humas Bawaslu Lampung, Minggu (13/07).

Ia menambahkan, membangun demokrasi yang sehat membutuhkan pendekatan baru yang lebih komunikatif dan terbuka. Salah satunya melalui kegiatan yang mampu memecah sekat antara penyelenggara dan publik. “Kita ingin menyampaikan bahwa siapa pun bisa ikut serta dalam proses demokrasi, tidak harus menjadi bagian dari institusi. Pengawasan dan partisipasi bisa datang dari mana saja,” tegasnya.

KPU dan Bawaslu Lampung dalam kegiatan ini juga sekaligus membuka ruang diskusi santai untuk merumuskan strategi peningkatan partisipasi pemilih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa demokrasi milik bersama. Tidak ada batasan siapa yang boleh berkontribusi. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk penyelenggara pemilu, mahasiswa, aktivis, hingga warga biasa yang ingin berkontribusi menjaga kualitas pemilu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa ruang partisipasi dan pengawasan terbuka luas untuk semua. Tidak ada hierarki dalam menjaga demokrasi. Selama ada niat baik, siapa pun bisa menjadi bagian dari pengawal suara rakyat,” ujar Ahmad Qohar lagi.

Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle