Forkopimda Dan Bawaslu Gelar Rapat Koordinasi Pemilihan Serentak 2024 Di Metro
|
Dalam rangka memastikan kesiapan dan persiapan serta mitigasi akan adanya potensi hambatan dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak Tahun 2024, Forkopimda Lampung dan Forkopimda Kota Metro serta Bawaslu Provinsi Lampung dan Bawaslu Kota Metro laksanakan Rapat Koordinasi terkait kesiapan dan persiapan Pemilihan dimaksud, Selasa (26/11).
Dalam rangka memastikan kesiapan dan persiapan serta mitigasi akan adanya potensi hambatan dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Serentak Tahun 2024, Forkopimda Lampung dan Forkopimda Kota Metro serta Bawaslu Provinsi Lampung dan Bawaslu Kota Metro laksanakan Rapat Koordinasi terkait kesiapan dan persiapan Pemilihan dimaksud, Selasa (26/11) di ruang rapat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro.
Hadir pada rapat tersebut, Kaploda Irjen Pol Helmy Santika, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, Sekretaris Daerah (Sekda) Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar, Ketua KPU Kota Metro Erza Syahrezal Aswir, Ketua Bawaslu Kota Metro Badawi Idham.
Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan aktif dari Kapolda Lampung dan Danrem 043/Garuda Hitam. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga penyelenggara pemilu untuk menciptakan pemilihan yang kondusif, berintegritas, serta sesuai dengan prinsip jujur dan adil.
"Penjagaan, pengamanan, serta langkah strategis yang dilakukan secara bersama-sama menjadi kunci dalam mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang berintegritas. Saya sangat menghargai langkah proaktif dari Kapolda dan Danrem yang berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah Lampung," ujar Iskardo.
Selain itu, Iskardo juga menekankan pentingnya koordinasi rutin antara Forkopimda, KPU, dan Bawaslu untuk mengidentifikasi serta mengantisipasi potensi hambatan yang dapat terjadi selama proses pilkada. Ia berharap sinergi yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat, terutama dalam mengatasi potensi kerawanan seperti politik uang, kampanye hitam, hingga ancaman konflik sosial.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
