Bawaslu Lampung Terima Audiensi Pagar Nusa, Perkuat Kolaborasi Pengawasan Partisipatif
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menerima audiensi dan silaturahmi dari Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Provinsi Lampung pada Senin (05/01). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung dan menjadi bagian dari upaya penguatan hubungan kelembagaan.
Audiensi ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjelang pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) VI Pagar Nusa Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Konferwil merupakan agenda lima tahunan organisasi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan serta memilih kepemimpinan baru Pagar Nusa Lampung untuk periode mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Pengurus Kaderisasi Pagar Nusa Lampung, Kunni Syahda, menyampaikan semangat baru organisasi untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan dinamika sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan komitmen Pagar Nusa Lampung untuk memperluas jejaring, memperkuat konsolidasi internal, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga strategis, termasuk Bawaslu Provinsi Lampung.
Menurut Kunni, Pagar Nusa Lampung memiliki basis keanggotaan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Potensi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan untuk berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk pendidikan demokrasi dan pengawasan pemilu berbasis partisipasi masyarakat. Ia menilai keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam proses demokrasi menjadi penting guna menciptakan pemilu yang berintegritas dan berkeadilan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, menyambut baik audiensi serta berbagai inisiatif yang disampaikan oleh Pagar Nusa Lampung. Ia menegaskan bahwa Bawaslu senantiasa terbuka untuk menjalin kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka penguatan demokrasi dan pengawasan pemilu yang partisipatif.
“Kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan seperti Pagar Nusa sangat penting untuk memperluas jangkauan pengawasan dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi,” ujar HBM.
Ia berharap Audiensi menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan organisasi kemasyarakatan, guna mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas, inklusif, dan berintegritas di Provinsi Lampung.
Editor : Mayu Shofa
Foto : Aris Munandar