Bawaslu Lampung Siapkan Program “Demokrasi Sehat†Lewat Olahraga Bulu Tangkis Untuk Pererat Silaturahmi Dan Sinergi Lembaga
|
Dalam upaya memperkuat sinergi antar lembaga dan membangun komunikasi yang lebih solid di lingkungan pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung tengah mempersiapkan sebuah program olahraga bertajuk “Demokrasi Sehatâ€.
Dalam upaya memperkuat sinergi antar lembaga dan membangun komunikasi yang lebih solid di lingkungan pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung tengah mempersiapkan sebuah program olahraga bertajuk “Demokrasi Sehatâ€. Program ini menjadikan olahraga, khususnya bulu tangkis melalui wadah PB BALUNG, sebagai sarana utama mempererat silaturahmi, baik di internal Bawaslu maupun dengan institusi eksternal lainnya. Selain bulu tangkis, Bawaslu Lampung juga membentuk tim mini soccer dan futsal sebagai bagian dari program tersebut.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P. Panggar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan semata agenda rekreasi, melainkan strategi untuk membangun hubungan kelembagaan yang sehat dan berkesinambungan. Menurutnya, olahraga dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam memperkuat koordinasi dan kebersamaan di tengah tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks.
“Melalui program Demokrasi Sehat ini, kita ingin menciptakan suasana kebersamaan yang kuat antar lembaga. Bukan hanya mempererat silaturahmi, tapi juga membangun sinergi dalam konteks kerja-kerja kelembagaan yang saling mendukung. Olahraga bulu tangkis kita pilih karena sifatnya yang kompetitif sekaligus menyenangkan dan bisa dimainkan dalam format tim yang penuh kolaborasi,†ujar Iskardo di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Rabu (4/6).
Iskardo menegaskan bahwa program ini juga akan mempererat hubungan antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung. Dalam pelaksanaannya nanti, pertandingan bulu tangkis akan digelar dalam format turnamen persahabatan, melibatkan jajaran pimpinan dan staf dari berbagai tingkatan, termasuk dari instansi mitra hingga Pemerintah Daerah.
“Kita ingin semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilu bisa duduk bersama dalam suasana informal. Ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang cair dan penuh rasa saling percaya,†tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari pendekatan baru Bawaslu Lampung dalam membangun ekosistem kelembagaan yang lebih humanis.
“Dengan semangat Demokrasi Seha*, kita ingin menunjukkan bahwa demokrasi bukan hanya soal prosedur dan regulasi, tetapi juga soal hubungan antar manusia yang saling menghargai, bekerja sama, dan siap menjaga integritas pemilu secara bersama-sama,†ujarnya.
Iskardo P. Panggar mengajak seluruh pihak, khususnya jajaran pengawas pemilu di tingkat kabupaten/kota, untuk aktif berpartisipasi dan menjadikan kegiatan ini sebagai momen menyatukan kekuatan moral dan kelembagaan dalam menjaga demokrasi.
“Kita harus terus memperkuat solidaritas dan memperluas ruang kolaborasi. Melalui olahraga, kita bisa belajar kerja sama, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah — nilai-nilai yang sangat relevan dalam menjaga integritas demokrasi kita,†tutupnya.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
