Bawaslu Lampung Maksimalkan Pengawasan PSU Pesawaran Untuk Cegah Pelanggaran Dan Jaga Partisipasi Pemilih
|
Anggota Bawaslu Lampung, Suheri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi intensif dengan jajaran pengawas di seluruh tingkatan, mulai dari Panwaslu Kabupaten/Kota hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), untuk memastikan pengawasan berlangsung optimal di setiap tahapan PSU.
Anggota Bawaslu Lampung, Suheri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi intensif dengan jajaran pengawas di seluruh tingkatan, mulai dari Panwaslu Kabupaten/Kota hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), untuk memastikan pengawasan berlangsung optimal di setiap tahapan PSU.
"Sejak putusan MK terbit, kami langsung melakukan konsolidasi dengan Bawaslu Kabupaten dan Panwascam. Tahapan yang kami awasi secara melekat meliputi pencalonan, kampanye, distribusi logistik, masa tenang, hingga hari pelaksanaan pemungutan suara," ujar Suheri saat diwawancarai awak media di kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Sabtu (24/05).
Suheri juga menyampaikan harapan besar agar PSU kali ini dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan potensi PSU lanjutan. Ia menekankan bahwa permasalahan yang menyebabkan PSU di Pesawaran sebelumnya hanya terkait syarat pencalonan.
"Kalau tahapan lain sebenarnya sudah berjalan baik dan sesuai regulasi. Kami berharap tidak akan ada PSU jilid dua karena kami sudah melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi secara maksimal, termasuk ke 11 kecamatan di Pesawaran," tambahnya.
Suheri menegaskan komitmen Bawaslu Lampung dalam menjaga integritas pelaksanaan PSU. Ia berharap semua pihak, termasuk pemilih, penyelenggara, dan peserta pemilu, dapat mematuhi aturan yang berlaku demi menciptakan pesta demokrasi yang jujur dan adil.
"Kami tidak ingin ada ruang sekecil apa pun bagi pelanggaran. Kami bekerja untuk memastikan suara rakyat terjaga, proses demokrasi berjalan transparan, dan hasil PSU bisa diterima semua pihak," pungkasnya.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar
