Bawaslu Lampung Hadiri Penyerahan Digital DIPA Dan TKD Tahun Anggaran 2025
|
Kepala Sekretariat Bawaslu Lampung, Widodo Wuryanto, menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan secara digital. Kegiatan ini berlangsung di Mahan Agung, Jumat (20/12) dan turut dihadiri oleh Penjabat (PJ) Gubernur Lampung, Samsudin, PJ Walikota, para bupati, Forkopimda, serta perwakilan berbagai instansi vertikal lainnya.
Kepala Sekretariat Bawaslu Lampung, Widodo Wuryanto, menghadiri penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan secara digital. Kegiatan ini berlangsung di Mahan Agung, Jumat (20/12) dan turut dihadiri oleh Penjabat (PJ) Gubernur Lampung, Samsudin, PJ Walikota, para bupati, Forkopimda, serta perwakilan berbagai instansi vertikal lainnya.
Penyerahan DIPA 2025 ini mengusung tema APBN Sehat, Akseleratif, Suportif Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program prioritas.
Menjelang akhir tahun 2024, laporan dari Kantor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Lampung menunjukkan kinerja anggaran yang positif dengan peningkatan belanja negara secara akseleratif. Namun, beberapa tantangan dalam penyerapan anggaran masih ditemukan, di antaranya:
- Ketidakseimbangan dalam penyerapan anggaran pada setiap triwulan.
- Kendala pengadaan barang dan jasa, seperti lelang dan putus kontrak.
- Keterlambatan penerbitan petunjuk teknis dari kementerian pusat.
- Perubahan regulasi teknis yang memengaruhi pelaksanaan anggaran.
Isu-isu tersebut menjadi pembelajaran penting untuk perencanaan anggaran tahun 2025.
PJ Gubernur Lampung, Samsudin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan anggaran untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, infrastruktur, sanitasi, kesehatan, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi. Ia juga menekankan komitmen untuk mengurangi angka kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem di Lampung.
“Lampung harus bekerja dan berjuang agar tidak ada lagi kemiskinan ekstrem. Mari bersama Pemprov dan kabupaten/kota melaksanakan anggaran sebaik mungkin. Dokumen DIPA 2025 harus segera diserahkan kepada kuasa pengguna anggaran agar pelaksanaan dapat dimulai efektif sejak 1 Januari 2025,†ujar Samsudin.
Gubernur Samsudin juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan anggaran secara bersih, jujur, dan transparan untuk memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif demi kesejahteraan rakyat.
Widodo Wuryanto, Kepala Sekretariat Bawaslu Lampung, menyebut bahwa penyerahan DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025 ini merupakan momen strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga vertikal, termasuk Bawaslu Lampung.
"Penyerahan DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025 ini merupakan momen strategis untuk memastikan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga-lembaga vertikal dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kami di Bawaslu Lampung berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran yang dialokasikan, khususnya dalam mendukung pengawasan pelaksanaan pemilu dan Pilkada yang akuntabel dan transparan," ungkap Widodo.
Ia juga menegaskan komitmen Bawaslu Lampung untuk menjaga integritas dan tata kelola anggaran, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami akan terus memastikan setiap rupiah yang digunakan berdampak positif bagi masyarakat. Bersama seluruh elemen pemerintah di Lampung, kami siap bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan di tahun mendatang,†tambahnya.
Editor : Mayu Shofa
Foto : Aris Munandar
