Bawaslu Kabupaten Pesawaran Bersama Bawaslu Provinsi Lampung Serahkan Laporan Rekrutmen Pengawas Dan Pengawasan Logistik PSU Kepada Bawaslu RI
|
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Imam Bukhori, Hamid Badrul Munir, dan Ahmad Qohar bersama Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Lampung, Dwi Hendro Nugroho, didampingi jajaran Bawaslu Kabupaten Pesawaran, menyerahkan Laporan Penyampaian Rekrutmen Pengawas Adhoc dan Pengawasan Logistik dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) kepada Bawaslu Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (24/07).
Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Imam Bukhori, Hamid Badrul Munir, dan Ahmad Qohar bersama Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Lampung, Dwi Hendro Nugroho, didampingi jajaran Bawaslu Kabupaten Pesawaran, menyerahkan Laporan Penyampaian Rekrutmen Pengawas Adhoc dan Pengawasan Logistik dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) kepada Bawaslu Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (24/07).
Penyerahan laporan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan Bawaslu Provinsi Lampung dalam memastikan seluruh tahapan Pemungutan Suara Ulang yang berlangsung di Kabupaten Pesawaran berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas, sebagaimana mandat dari putusan Mahkamah Konstitusi.
Adapun dokumen laporan yang diserahkan meliputi lima komponen utama, yaitu:
- Laporan Pelaksanaan Rekrutmen Pengawas Adhoc pada PSU di Kabupaten/Kota pasca Putusan Mahkamah Konstitusi;
- Laporan Pengawasan Rekrutmen Badan Adhoc KPU pada PSU di Kabupaten/Kota;
- Laporan Pengawasan Logistik pada PSU di Kabupaten/Kota;
- Laporan Keuangan, yang memuat rincian penggunaan anggaran dalam kegiatan PSU;
- Laporan Komprehensif Sistem Data Manajemen Organisasi dan Dukungan (SDMOD), yang mendokumentasikan pengelolaan sumber daya manusia dan kelembagaan dalam pelaksanaan PSU.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Bukhori menekankan bahwa penyerahan laporan ini bukan hanya bentuk pertanggungjawaban administratif, melainkan juga bentuk komitmen moral Bawaslu dalam menjaga integritas dan kualitas pengawasan pemilu.
“Kami menyerahkan laporan ini sebagai bentuk komitmen Bawaslu Provinsi Lampung untuk senantiasa menjaga kualitas dan integritas pengawasan pemilu, termasuk dalam proses rekrutmen pengawas Adhoc dan pengawasan logistik PSU. Semua proses kami awasi dengan ketat dan cermat sesuai prinsip profesionalitas dan transparansi,†ujar Imam Bukhori.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap tahapan rekrutmen dan logistik sangat krusial karena merupakan fondasi utama yang menentukan sukses atau tidaknya pelaksanaan PSU. Oleh karena itu, kata dia, seluruh jajaran pengawas, baik di tingkat kabupaten/kota hingga tingkat TPS, telah bekerja secara maksimal untuk memastikan tidak ada celah penyimpangan dalam proses tersebut.
Lebih lanjut, Imam Bukhori mengapresiasi kerja sama dan dedikasi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota yang terlibat, khususnya di Kabupaten Pesawaran yang menjadi salah satu wilayah pelaksanaan PSU. Menurutnya, penyusunan laporan ini merupakan hasil kerja kolektif yang tidak hanya menunjukkan capaian teknis, tetapi juga merepresentasikan kesiapan kelembagaan dalam menghadapi tantangan demokrasi elektoral.
“Kami juga ingin menegaskan bahwa seluruh proses penyusunan laporan ini dilakukan secara partisipatif dan akuntabel. Laporan ini bukan hanya dokumentasi, tapi juga refleksi dari upaya kolektif untuk menjaga kualitas demokrasi,†tambahnya.
Editor : Aris Munandar
Foto : Aris Munandar